MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Iran akan melakukan perundingan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
Pakistan mengapresiasi dan siap menjafi mediator gencatan senjata selama dua minggu kedua negara itu untuk mendiskusikan perdamaian secara permanen demi keamanan di Timur Tengah.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan kedua pihak yang bertikai telah menyepakati gencatan senjata segera di semua wilayah, termasuk Lebanon dan lainnya.
Perundingan itu, menurut Dewan Keamanan Nasional Iran akan dimulai di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Jumat, berdasarkan proposal 10 poin dari Teheran.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan, pihaknya menyetujui gencatan senjata selama empat belas hari dengan Amerika Serikat.
Begitupun ia menegaskan Iran akan menghentikan operasi militernya jika Israel dan Amerika Serikat menghentikan serangannya.
Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan senjata itu bergantung pada kesediaan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan aman.

























