MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Media sosial mendadak dihebohkan dengan gosip perselingkuhan Davina Karamoy dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
Entah dari mana gosip ini berasal, namun di X dan di Tiktok kabar Davina Karamoy jadi selingkuhan Dito masih hangat diperbincangkan netizen.
Artis cantik keturunan Manado ini mulai merespons langsung gosip perselingkuhan yang menyeret namanya bersama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
Tanggapan itu terlihat melalui kolom komentar di akun TikTok pribadinya, Jumat (13/12/2025) malam.
“yang di gosip kan gimana klarif dong,” tanya seorang pengikut.
Dengan tenang, Davina membalas, “apa yang perlu diklarifikasi akupun binguung hahahah”.
Jawaban ini mengindikasikan jika gosip yang beredar tidak memiliki dasar yang jelas sehingga tidak ada hal konkret yang perlu diluruskan.
Dalam interaksi lain, seorang netizen menyoroti kekuatan Davina menghadapi hate speech dan komentar negatif yang terus menerpa. Davina pun membuka perasaannya.
“jujurrrr udah ditahap membebaskan dan mencoba ikhlas sajaa mereka mau ngomong apaa atau fitnah apapun walaupun kadang fitnah nya suka diluaaaaar nurul jadi dibawa becanda ajah,” tulisnya.
Ungkapan ini menunjukkan strateginya untuk tidak terpengaruh dan memilih bersikap santai meski merasa difitnah.
Namun Davina memberikan peringatan keras bahwa ia tidak akan tinggal diam jika gosip dinilai sudah kelewat batas.
“sampe isunya semakin kelewatan sepertinya harus dibawa ke jalur hukum yaa,” tegasnya di kolom komentar.
Ini menjadi sinyal jika Davina siap mengambil langkah hukum untuk melindungi nama baiknya jika pemberitaan atau fitnah dinilai semakin merusak.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan atau klarifikasi resmi dari pihak mantan Menpora Dito Ariotedjo maupun dari istrinya, terkait seluruh rangkaian gosip ini.
Dengan pernyataan ini, Davina tampak berusaha mengakhiri spekulasi dengan menyatakan kebingungan sekaligus memberikan peringatan.
Respons publik terhadap klarifikasi singkat ini masih beragam, sementara gosip terus beredar menunggu adanya pernyataan dari pihak lain yang disebutkan.



























