• Latest
  • Trending
  • All
Awareness Pasar terkait Instrumen Investasi Hijau Meningkat, Sukuk ESG BSI Peroleh Momentum Baik

Awareness Pasar terkait Instrumen Investasi Hijau Meningkat, Sukuk ESG BSI Peroleh Momentum Baik

5 Juni 2024
Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Pintu Investasi dan Perdagangan

Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Pintu Investasi dan Perdagangan

9 Oktober 2026
Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama

Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama

9 Oktober 2026
Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional

Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional

9 Oktober 2026
Perpres Ojol Resmi Diluncurkan, Begini Aturan yang Dikeluarkan Pemerintah!

Perpres Ojol Resmi Diluncurkan, Begini Aturan yang Dikeluarkan Pemerintah!

9 Oktober 2026
Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri: Menang 2 Laga, Timnas Indonesia Jangan Terlena!

Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri: Menang 2 Laga, Timnas Indonesia Jangan Terlena!

9 Oktober 2026
Prof Eva: Surat Advokat Bukan Objek Pidana Pemalsuan Surat

Prof Eva: Surat Advokat Bukan Objek Pidana Pemalsuan Surat

9 Oktober 2026
LSM BITRA Indonesia Audiensi ke DPRD Langkat, Dorong Pembangunan Irigasi di Secanggang

LSM BITRA Indonesia Audiensi ke DPRD Langkat, Dorong Pembangunan Irigasi di Secanggang

8 Oktober 2026
Spoiler One Piece 1195: Lanjutan Pertarungan Sengit Sanji vs Killingham

Spoiler One Piece 1195: Lanjutan Pertarungan Sengit Sanji vs Killingham

8 Oktober 2026
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Haru

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Haru

8 Oktober 2026
Ketua MUI dan AN-PP Desak Hukuman Tegas Terdakwa Narkoba

Ketua MUI dan AN-PP Desak Hukuman Tegas Terdakwa Narkoba

8 Oktober 2026
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Sabu, Pria 51 Tahun Diamankan

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Sabu, Pria 51 Tahun Diamankan

7 Oktober 2026
Puncak Festival Ngobrol Buku 2026, Luncurkan 3 Buku Antologi Cerpen Berbasis Folklor

Puncak Festival Ngobrol Buku 2026, Luncurkan 3 Buku Antologi Cerpen Berbasis Folklor

7 Oktober 2026
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Awareness Pasar terkait Instrumen Investasi Hijau Meningkat, Sukuk ESG BSI Peroleh Momentum Baik

by Abi
5 Juni 2024
in EKONOMI
Awareness Pasar terkait Instrumen Investasi Hijau Meningkat, Sukuk ESG BSI Peroleh Momentum Baik
FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) — Penerbitan Sustainability Sukuk atau Sukuk Mudharabah Keberlanjutan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperoleh momentum yang baik seiring terus meningkatnya kesadaran (awareness) pasar terkait instrumen investasi yang berkelanjutan.

Investment Consultant PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Reza Priyambada menjelaskan bahwa pelabelan “green” pada instrumen bonds dan sukuk karena dana dari penerbitannya akan digunakan untuk proyek maupun ekspansi yang ramah lingkungan. Tidak hanya itu, dana dari green sukuk juga digunakan untuk mendukung keberlangsungan (sustainability) perusahaan ke depannya selaku penerbit surat utang.

Baca Juga

Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Pintu Investasi dan Perdagangan

Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama

PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista

Saat ini bisa menjadi momentum yang tepat bagi lembaga jasa keuangan, seperti perbankan, untuk menerbitkan green bonds karena aspek sustainability menjadi faktor kunci dalam perkembangan bisnis. Selain itu, pelaku pasar pun kini sangat memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Pelaku pasar juga semakin aware dengan adanya sustainability perusahaan karena dianggap dapat menjaga kelangsungan investasinya secara jangka panjang,” ujar Reza, belum lama ini.

Dia menilai bahwa antusiasme pasar terhadap instrumen investasi berkelanjutan dapat menjadi lebih optimal dengan dukungan dari pemerintah dan pemangku kebijakan terkait.

“Dukungan pemerintah maupun otoritas diharapkan dapat memberikan semangat kepada para perusahaan untuk dapat menjaga kelangsungan perusahaan ke depan yang lebih baik melalui penerbitan instrumen ini,” ujarnya.

Reza memaparkan bahwa penerbitan green bonds maupun green sukuk akan mengacu pada kebutuhan masing-masing perusahaan. Namun, instrumen itu akan lebih banyak diterbitkan seiring dengan preferensi pasar.

Adapun, para investor akan mencermati berapa kupon yang ditawarkan dan rating dari instrumen tersebut. Kupon yang menarik juga penggunaan dana untuk proyek-proyek berkelanjutan akan menjadi pilihan menarik bagi investor.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai bahwa pendanaan hijau seperti melalui green sukuk masih cukup menarik bagi investor institusional.

Penyebabnya, terdapat persepsi risiko kredit yang jauh lebih rendah terhadap green bonds atau green sukuk dibandingkan obligasi konvensional.

Lalu, penerbitan serta pembelian green bonds dan green sukuk juga dapat menambah nilai bagi perusahaan penerbit dan investor sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan aktivitas ekonomi yang berwawasan lingkungan.

“Dengan risiko lingkungan yang bisa dimitigasi maka perusahaan penerbit green bond mendapat persepsi yang lebih baik dibanding peers,” ujar Bhima.

Inovasi BSI

Apa yang diungkapkan Reza dan Bhima sejalan dengan langkah strategis yang ditempuh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI.

Pada Rabu (15/5/2024) lalu, bank syariah terbesar di Tanah Air itu menerbitkan instrumen ESG sukuk pertama di Indonesia berupa Sustainability Sukuk BSI atau Sukuk Mudharabah Keberlanjutan.

Dengan langkah strategis ini, BSI siap mendorong transisi menuju green economy melalui implementasi instrumen keuangan syariah yang fokus terhadap penerapan prinsip ESG.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan pada tahap pertama, perseroan telah mendapatkan ijin dari OJK melalui POJK No.

18 Tahun 2023 untuk menerbitkan sukuk sebanyak-banyaknya sebesar Rp3 triliun. Sustainability Sukuk dalam mata uang Rupiah ini ditawarkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dan diharapkan dapat memberikan kisaran imbal hasil 6,40% – 7,20% untuk jangka waktu 1, 2 dan 3 tahun.

‘’Kehadiran Sukuk Sustainability ini merupakan inovasi yang dapat memperkaya instrumen keuangan syariah di Indonesia,’’ tutur Hery Gunardi.

Terlebih inovasi ini terkategori instrumen yang mengedepankan keberlanjutan ekonomi sekaligus kontribusi BSI pada upaya mitigasi perubahan iklim dan mewujudkan pembangunan ekonomi hijau, serta senantiasa memberikan manfaat kepada umat.

BSI melihat pasar obligasi hijau global dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat dan membaca peluang untuk turut mengembangkan instrumen baru tersebut untuk membiayai proyek-proyek keberlanjutan melalui penerbitan Sukuk Sustainability.

Di dalamnya BSI juga akan mengatur pengelolaan dan penggunaan dana, evaluasi dan seleksi proyek serta pengelolaan hasil dan mekanisme pelaporannya.

Hery menjelaskan, Sukuk Sustainability menggabungkan kegiatan usaha ramah lingkungan dan berwawasan sosial sehingga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus dapat mendorong pencapaian target kontribusi pembiayaan berkelanjutan yang ditentukan secara nasional.

Sukuk ESG diharapkan dapat diserap investor institusi dan ritel termasuk kalangan muda termasuk Gen-Z. ‘’Instrumen ini dapat dimiliki mulai dari Rp5 juta per unit sehingga terjangkau oleh kaum muda yang baru belajar investasi,’’ tutup Hery.

Per posisi Maret 2024, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp59,19 triliun yang terbagi atas kategori KUBL sebesar Rp12,57 triliun dan KUBS sebesar Rp46,62 triliun.(rel-abi)

Post Views: 313
Tags: memperolehmomentum yang baikPenerbitanPT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)Sukuk Mudharabah KeberlanjutanSustainability Sukuk
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Pintu Investasi dan Perdagangan
EKONOMI

Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Pintu Investasi dan Perdagangan

9 Oktober 2026
Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama
EKONOMI

Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama

9 Oktober 2026
PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista
EKONOMI

PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista

6 Oktober 2026
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
EKONOMI

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

6 Oktober 2026
Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo Resmi Ditutup
EKONOMI

OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

5 Oktober 2026
Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai
EKONOMI

Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai

2 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In