• Latest
  • Trending
  • All
Workshop Bertema Safe Hospital di RSU Haji Medan, Destanul: Pentingnya Penerapan ICS di Rumah Sakit

Workshop Bertema Safe Hospital di RSU Haji Medan, Destanul: Pentingnya Penerapan ICS di Rumah Sakit

25 September 2024
Bertumbuh Bersama Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Reihani Tenun Batik Batak Melayu Menjadi Simbol UMKM Naik Kelas di Sumatera Utara

Bertumbuh Bersama Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Reihani Tenun Batik Batak Melayu Menjadi Simbol UMKM Naik Kelas di Sumatera Utara

21 Februari 2026
Polres Palas Hadiri Pembukaan Ramdhan Fair 1 Tahun 2026 di Lapangan Merdeka Sibuhuan

Polres Palas Hadiri Pembukaan Ramdhan Fair 1 Tahun 2026 di Lapangan Merdeka Sibuhuan

21 Februari 2026
Tingkat Permodalan Bermasalah, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gebu Prima

OJK Denda Pegiat Medsos dan Tiga Pihak Rp11 Miliar Lebih atas Manipulasi Saham

21 Februari 2026
Dari Foto ke Aksi Nyata, “Usai Bandang” Satukan Empati untuk Korban Banjir Sumatra

Dari Foto ke Aksi Nyata, “Usai Bandang” Satukan Empati untuk Korban Banjir Sumatra

21 Februari 2026
“Usai Bandang”, Ruang Refleksi Bencana Sumatra Lewat Foto dan Diskusi Publik di Medan

“Usai Bandang”, Ruang Refleksi Bencana Sumatra Lewat Foto dan Diskusi Publik di Medan

21 Februari 2026
Gudang Tiner di Brayan Terbakar

Gudang Tiner di Brayan Terbakar

21 Februari 2026
Janji Proyek Rp600 Juta Berujung Penahanan, Kadis PUTR Labura Dipulangkan Usai Damai

Janji Proyek Rp600 Juta Berujung Penahanan, Kadis PUTR Labura Dipulangkan Usai Damai

21 Februari 2026
Kasus Fandi, ABK Asal Medan yang Dituntut Mati atas Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangani Hotman Paris

Kasus Fandi, ABK Asal Medan yang Dituntut Mati atas Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangani Hotman Paris

21 Februari 2026
‘Gerakan 1000 Spanduk’ Kepung Medan, Cipayung Plus Sumut Desak Rico Waas Mundur !

‘Gerakan 1000 Spanduk’ Kepung Medan, Cipayung Plus Sumut Desak Rico Waas Mundur !

21 Februari 2026
Lagu ‘Untuk yang Bersama Nya’ Milik Mahalini Melesat di Trending YouTube Musik Indonesia: Simak Liriknya!

Lagu ‘Untuk yang Bersama Nya’ Milik Mahalini Melesat di Trending YouTube Musik Indonesia: Simak Liriknya!

21 Februari 2026
Misi Empat Besar, PSMS Medan Siap Pecundangi Persekat Tegal

Misi Empat Besar, PSMS Medan Siap Pecundangi Persekat Tegal

20 Februari 2026
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Sabet Predikat ZI WBK 2025

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Sabet Predikat ZI WBK 2025

20 Februari 2026
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Workshop Bertema Safe Hospital di RSU Haji Medan, Destanul: Pentingnya Penerapan ICS di Rumah Sakit

by Yunsigar
25 September 2024
in KESEHATAN
Workshop Bertema Safe Hospital di RSU Haji Medan, Destanul: Pentingnya Penerapan ICS di Rumah Sakit
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Dalam menghadapi tantangan besar yang dihadapi oleh rumah sakit dalam penanganan bencana dan insiden darurat.

Ketua Pengda IAKMI Sumut, Destanul Aulia, mengambil langkah penting dengan memperkenalkan sistem pengorganisasian berbasis Incident Command System (ICS) dalam workshop bertema Safe Hospital di RSU Haji Medan, Rabu (25/9/2024).

Baca Juga

Dinkes Sumut Komit Jaga Kualitas Program UHC 2026

Awas Ternyata Minum Teh Saat Buka dan Sahur Beri 5 Efek Buruk, Berikut Ulasannya!

Hingga Februari 2026, Sebanyak 1.711 Sekolah di Medan Laksanakan Program CKG

Pendekatan ini dirancang untuk memastikan bahwa rumah sakit dapat merespons situasi darurat dengan cepat, efektif, dan terkoordinasi.

Destanul menjelaskan, bagaimana ICS, yang awalnya dikembangkan untuk menangani kebakaran hutan di Amerika Serikat pada tahun 1970-an, kini bisa menjadi solusi bagi dunia kesehatan.

“Sistem ini bukan hanya tentang teknis, tapi bagaimana kita semua, tenaga medis, manajemen, dan setiap elemen rumah sakit bekerja bersama, saling memahami peran kita dalam merespons krisis,” katanya di hadapan peserta workshop.

ICS, lanjut Destanul, lahir dari kebutuhan untuk menangani situasi darurat yang kompleks, di mana berbagai lembaga dan pihak terlibat.

Setelah tragedi serangan teroris pada 11 September 2001, pemerintah Amerika Serikat memperkenalkan Homeland Security Presidential Directive 5 (HSPD-5) pada Februari 2003, yang menggarisbawahi pentingnya sistem manajemen terintegrasi. Pada akhirnya, ICS menjadi salah satu fitur utama dari National Incident Management System (NIMS) yang diluncurkan pada Maret 2004.

“Ini semua tentang kolaborasi dan kesiapan, dan kita perlu menerapkan prinsip ini di rumah sakit,” katanya.

Menurut Destanul, penerapan ICS di rumah sakit seperti RSU Haji Medan sangat relevan. Sebagai tempat yang selalu siap siaga menangani pasien dengan berbagai kondisi darurat, rumah sakit membutuhkan struktur yang jelas dalam merespons krisis. Dengan ICS, ada lima fungsi utama yang mendukung kelancaran operasi penanganan darurat.

“Pertama itu Komando. Peran pemimpin yang jelas sejak awal, memastikan semua operasi dijalankan dengan arahan strategis yang tepat,” sebutnya.

Kedua, operasi. Pelaksanaan tindakan nyata di lapangan, seperti penanganan medis langsung terhadap korban.

“Ketiga perencanaan. Ini lebih kepada menyusun rencana respons yang terus diperbarui sesuai perkembangan situasi, serta mengelola data yang relevan,” katanya.

Keempat, sambung Destanul, yaitu logistik. Di mana, ini menjamin ketersediaan sumber daya seperti peralatan medis, obat-obatan, dan ruang rawat dapat mendukung kebutuhan selama krisis.

“Kelima itu menyangkut keuangan dan administrasi. Termasuk mengelola anggaran dan catatan administrasi yang penting dalam situasi darurat untuk memastikan keberlanjutan operasional,” jelasnya.

ICS memberikan struktur yang jelas dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik rumah sakit. “Disini, tidak ada yang bekerja sendiri. Semua orang tahu peran dan tugasnya. Hal ini menciptakan rasa percaya diri, bahwa apa pun krisis yang datang, kita siap menghadapinya bersama,” ucapnys.

Membangun Komunikasi

Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi insiden darurat adalah bagaimana mengelola komunikasi yang efektif di antara berbagai pihak yang terlibat. ICS, menurut Destanul, memberikan solusi dengan menciptakan jaringan komunikasi yang efisien dan mempercepat alur informasi antara satuan kerja.

“Dalam ICS, ada satu komandan yang bertanggung jawab dari awal. Semua orang memiliki arahan yang jelas, sehingga tidak ada kebingungan dalam pengambilan keputusan,” terangnya.

Ia juga menekankan bagaimana sistem ini mampu memperpendek rantai birokrasi yang seringkali memperlambat respons dalam situasi darurat. “Misalnya, distribusi logistik medis bisa lebih cepat karena kita tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit,” ujarnya.

Dengan penerapan ICS, Destanul berharap setiap rumah sakit, termasuk RSU Haji Medan, bisa menjadi tempat yang lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana, baik itu bencana alam maupun insiden kesehatan yang berskala besar. Ia melihat ICS bukan hanya sebagai alat manajemen, tapi juga sebagai filosofi kerja yang mengedepankan kebersamaan dan efisiensi.

“Ini adalah tentang kita, tentang orang-orang yang ada di garda terdepan, yang berani mengambil langkah nyata untuk keselamatan banyak orang,” katanya.

Workshop yang berlangsung selama sehari itu pun diharapkan tidak hanya menjadi sesi pengajaran, tetapi juga pembuka jalan bagi implementasi ICS di lebih banyak rumah sakit di seluruh Sumatra Utara.

Melalui ICS, Destanul yakin rumah sakit dapat membangun kemampuan respons yang lebih baik, memastikan keselamatan pasien, dan menghadapi tantangan di masa depan dengan keyakinan bahwa mereka siap untuk segala kemungkinan.

“Mari kita wujudkan rumah sakit yang lebih aman, lebih tangguh, dan lebih siap. Karena keselamatan adalah prioritas kita semua,” pesannya. (YS)

Post Views: 142
Tags: DestanulICS di Rumah SakitPentingnya PenerapanRSU Haji MedanSafe HospitalWorkshop
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Dinkes Sumut Komit Jaga Kualitas Program UHC 2026
KESEHATAN

Dinkes Sumut Komit Jaga Kualitas Program UHC 2026

19 Februari 2026
Awas Ternyata Minum Teh Saat Buka dan Sahur Beri 5 Efek Buruk, Berikut Ulasannya!
HEADLINE

Awas Ternyata Minum Teh Saat Buka dan Sahur Beri 5 Efek Buruk, Berikut Ulasannya!

19 Februari 2026
Hingga Februari 2026, Sebanyak 1.711 Sekolah di Medan Laksanakan Program CKG
KESEHATAN

Hingga Februari 2026, Sebanyak 1.711 Sekolah di Medan Laksanakan Program CKG

16 Februari 2026
RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas Se-Kota Medan
KESEHATAN

RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas Se-Kota Medan

14 Februari 2026
Dinkes Sumut Ungkap Kronologi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Sidikalang
KESEHATAN

Dinkes Sumut Ungkap Kronologi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Sidikalang

14 Februari 2026
Capaian Kinerja 2025, RS Adam Malik Raih 2 Penghargaan Nasional dari Kemenkes RI
KESEHATAN

Capaian Kinerja 2025, RS Adam Malik Raih 2 Penghargaan Nasional dari Kemenkes RI

9 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In