• Latest
  • Trending
  • All
Harga Kebutuhan Pokok Bertahan Mahal, Namun Kesejahteraan Petani Masih Tertinggal

Harga Kebutuhan Pokok Bertahan Mahal, Namun Kesejahteraan Petani Masih Tertinggal

1 Maret 2024
Bendum Gerindra Sumut dan CEO Sumut24  Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo

Bendum Gerindra Sumut dan CEO Sumut24  Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo

14 April 2026
Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

14 April 2026
Pengembangan Kasus di Setiabudi, Polrestabes Medan Sita 52 Kg Sabu asal Thailand

Pengembangan Kasus di Setiabudi, Polrestabes Medan Sita 52 Kg Sabu asal Thailand

14 April 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Putin Pererat Kemitraan Strategis

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Pererat Kemitraan Strategis

14 April 2026
Iran Kutuk Rencana AS untuk Memblokade Pelabuhan Laut Sebagai Tindakan Ilegal

Iran Kutuk Rencana AS untuk Memblokade Pelabuhan Laut Sebagai Tindakan Ilegal

14 April 2026
Gerebek Sarang Narkoba, Polsek Pancur Batu Amankan Dua Pengguna Sabu

Gerebek Sarang Narkoba, Polsek Pancur Batu Amankan Dua Pengguna Sabu

14 April 2026
AS Mulai Memblokade Selat Hormuz, Pasar Saham Menguat Meskipun Rupiah Lanjut Melemah Diatas 17.100 Per Dolar

AS Mulai Memblokade Selat Hormuz, Pasar Saham Menguat Meskipun Rupiah Lanjut Melemah Diatas 17.100 Per Dolar

14 April 2026
Kodim 0212/TS Bersama Warga Mulai Bangun Jembatan Gantung di Padang Bolak Julu

Kodim 0212/TS Bersama Warga Mulai Bangun Jembatan Gantung di Padang Bolak Julu

14 April 2026
Yumi’s Cells 3 Telah Tayang, Simak Fakta Menarik dalam Film Romansa Kim Go Eun 

Yumi’s Cells 3 Telah Tayang, Simak Fakta Menarik dalam Film Romansa Kim Go Eun 

14 April 2026
Mystery Draw FF 2026 Resmi Rilis, Intip Jadwalnya!

Mystery Draw FF 2026 Resmi Rilis, Intip Jadwalnya!

14 April 2026
Mengenal Asfiksia, Penyebab di Balik Kematian Yai Mim

Mengenal Asfiksia, Penyebab di Balik Kematian Yai Mim

14 April 2026
Terungkap Penyebab Kematian Yai Mim, Eks Dosen UIN yang Tersangkut Kasus Pornografi

Terungkap Penyebab Kematian Yai Mim, Eks Dosen UIN yang Tersangkut Kasus Pornografi

14 April 2026
Rabu, April 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Harga Kebutuhan Pokok Bertahan Mahal, Namun Kesejahteraan Petani Masih Tertinggal

by Abi
1 Maret 2024
in EKONOMI
Harga Kebutuhan Pokok Bertahan Mahal, Namun Kesejahteraan Petani Masih Tertinggal
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat seperti Cabai, Beras, Tomat, Kentang dan jenis sayur-sayuran lainnya masih bertahan mahal.

Namun berdasarkan rilis data NTP (nilai tukar petani) oleh BPS, petani yang tergabung dalam kelompok tanaman hortikultura NTP nya masih di bawah angka 100. Atau tepatnya berada di angka 95.23 di bulan februari.

Baca Juga

Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

AS Mulai Memblokade Selat Hormuz, Pasar Saham Menguat Meskipun Rupiah Lanjut Melemah Diatas 17.100 Per Dolar

Alfamidi Medan Edukasi Pantau Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

” NTP tanaman hortikultura naik 4.81% secara bulanan. Seiring dengan kenaikan harga komoditas pangan pokok masyarakat seperti beras, cabai, tomat dan jenis sayuran lainnya. Angka di bawah 100 menunjukan bahwa petani tidak serta merta diuntungkan dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan tersebut. Bahkan untuk cabai merah harganya mengalami kenaikan hingga 100% di bulan februari kemarin,”katanya di Medan,Jumat (29/2/2024)siang.

Gunawan menambahkan, jika dirinci lebih detail, indeks harga yang diterima petani sayur-sayuran mengalami kenaikan 10.89% di bulan februari. Indeks harga yang diterima naik dari 115.43 menjadi 128.00.

“Namun sayangnya tidak didapat informasi yang lebih mendetail bagaimana indeks harga yang dibayar oleh petani sayur-sayuran. Masih menjadi satu dengan indeks harga yang dibayar oleh petani hortikultura,”jelasnya.

Dimana, lanjutnya untuk tanaman hortikultura itu sendiri memiliki sub sektor tanaman sayur-sayuran, buah buahan dan tanaman obat. Dimana cabai , kentang, tomat masuk dalam kategori tanaman sayur sayuran. Sementara itu, untuk tanaman pangan seperti padi atau beras, NTP nya mengalami kenaikan 0.77% di level 102.5.

Harga gabah yang masih berada di atas rata rata bulan januari menjadi pendorong membaiknya NTP di sektor tanaman pangan tersebut. Akan tetapi besaran indeksnya hanya di atas sedikit dari level 100,ujarnya.

Disebutkan Gunawan, sangat jauh berbeda jika membandingkan dengan NTP tanaman perkebunan rakyat yang mencapai 168.20. Gambaran kesejahteraan petani padi juga masih belum kokoh.

Harga gabah memang bisa saja kembali mengalami kenaikan di bulan maret atau dibulan selanjutnya. Tetapi kenaikan harga beras di hilir sangat sensitif dengan perubahan daya beli masyarakat.

“NTP tanaman pangan susah naik, karena kenaikan harga beras selalu diatasi dengan melakukan impor beras dari Negara lain. Sehingga kebijakan impor justru menguntungkan konsumen, namun disisi lain justru membuat petani kehilangan potensi keuntungan yang lebih besar, seandainya kenaikan harga beras tidak diimbangi dengan kebijakan impor,”pungkas Gunawan.(jae)

Post Views: 165
Tags: masih bertahan mahalnilai tukar petaniPengamat Ekonomi Sumatera Utarapetani tidak serta merta diuntungkansejumlah harga kebutuhan pokok
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
EKONOMI

Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

14 April 2026
AS Mulai Memblokade Selat Hormuz, Pasar Saham Menguat Meskipun Rupiah Lanjut Melemah Diatas 17.100 Per Dolar
EKONOMI

AS Mulai Memblokade Selat Hormuz, Pasar Saham Menguat Meskipun Rupiah Lanjut Melemah Diatas 17.100 Per Dolar

14 April 2026
Alfamidi Medan Edukasi Pantau Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
EKONOMI

Alfamidi Medan Edukasi Pantau Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

13 April 2026
Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir
EKONOMI

Krisis Iklim di Hari Nelayan, Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ketahanan Ekonomi Warga Pesisir

13 April 2026
PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025
EKONOMI

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025

9 April 2026
Komisaris Utama PGN Gunakan BBG di Kendaraan Pribadi, Dorong Ketahanan Energi Nasional
EKONOMI

Komisaris Utama PGN Gunakan BBG di Kendaraan Pribadi, Dorong Ketahanan Energi Nasional

9 April 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In