MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kinerja IHSG pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini menguat 6.535. Setelah menguat ditengah aksi demonstrasi pada perdagangan sebelumnya, IHSG kembali lanjutkan penguatan ditengah kinerja positif mayoritas bursa saham di Asia. Sementara itu mata uang Rupiah pada sesi perdagangan pagi ini ditransaksikan menguat ke kisaran level 17.670 per US Dolar.
Pelaku pasar saat ini tengah menanti pidato Gubernur Bank Sentral AS yang akan menjadi sentimen pasar selanjutnya. Selebihnya tidak ada agenda ekonomi penting yang akan dirilis di kawasan Asia pada perdagangan pagi ini. Sentimen pasar masih akan tertuju pada dinamika geopolitik yang tergambar dari pergerakan harga minyak mentah dunia.
Hal tersebut dikatakan Gunawan Benjamin, Pengamat Ekonomi Sumut, Jumat (28/8).
Gunawan menambahkan, Sejauh ini harga minyak mentah jenis Brent ditransaksikan stabil dikisaran harga $88 per barel. Dinamika geopolitik belakangan ini masih cukup terkendali, khususnya setelah terjadi kesepakatan antara Oman dan Iran dalam pengelolaan selat hormuz.
Belum ada ketegangan baru walaupun sebelumnya AS memberikan ancaman sanksi ekonomi yang lebih besar ke Iran, ujarnya.
Tensi geopolitik belakangan ini minim diwarnai aksi jual beli serangan. Situasi poilitik di selat hormuz sejauh ini masih menjadi angin segar bagi pasar keuangan.
Disisi lain sejumlah indikator keuangan AS seperti USD Index juga terpantau stabil di kisaran angka 99.17. Terpisah harga emas juga terpantau begerak stabil di kisaran $4.583 per ons atau masih berkutat diangka 2.6 juta per gram, katanya.
Ditengah minimnya sentimen pasar serta tekanan geopolitik, pasar keuangan maupun komoditas bergerak sidewayas. Dan diproyeksikan akan berlangsung hingga sesi penutupan perdagangan, pungkasnya.(abi)




















