MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan Kinerja pasar saham di Asia mayoritas dibuka menguat. Kabar mengenai blockade selat hormuz yang dilakukan AS belum begitu mempengaruhi kinerja pasar keuangan secara keseluruhan.
Sejauh ini pasar masih berharap ada kesepakatan antara Iran dengan AS, menyusul pernyataan dari wakil Presiden AS bahwa blockade yang dilakukan AS telah memberikan dampak ke Iran, katanya pada Selasa (14/4).
Gumawan menambahkan, Sehingga AS mendorong agar Iran menyepakati kesepakatan damai yang ditawarkan ke Iran. Dan sejauh ini Iran masih emmberikan respon dingin terhadap ancaman AS tersebut, seraya mengeluarkan pernyataan Iran tidak akan menyerah dengan ancaman tersebut.
“Respon harga minyak mentah dunia pada perdagangan pagi ini terpantau lebih rendah di kisaran $96 per barel dibandingkan perdagangan sebelumnya.” ujar Gunawan.
Disebutkannya, IHSG pada sesi pembukaan perdagangaan alami penguatan di level 7.603. IHSG menguat seiring dengan penguatan yang dialami oleh mayoritas bursa saham di Asia pada umumnya.
Disisi lain mata uang Rupiah terpantau melemah ke kisaran level 17.115 per US Dolar. Melemahnya kinerja USD Index ke level 98.3 tidak serta merta menjadi tekanan pada mata uang US Dolar. Rupiah justru berada di zona merah meskipun US Dolar tidak mendapatkan topangan positif dari sejumlah indikator keuangan AS, ucapnya
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level $4.775 per ons troy, atau berada di kisaran harga 2.64 juta per gramnya. Harga emas tertolong dengan pelemahan harga minyak mentah dunia, yang untuk sementara membuka harapan akan adanya kemungkinan kebijakan moneter yang lebih longgar. Namun volatilitas di pasar komoditas maupun pasar keuangan masih cukup tinggi, ungkap Gunawan.
Fokus pasar masih tertuju pada selat hormuz yang akan menentukan kebijakan pelaku pasar. Ketidakpastian masih cukup tinggi, dan realitas pasar masih akan menghadapi volatilitas kinerja yang sulit diproyeksikan dan sangat bergantung pada dinamika geopolitik pungkap Gunawan.(abi)



























