TEHERAN (HARIANSTAR.COM) – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak MQ-9 Reaper buatan Amerika di Iran selatan pada hari Minggu.
IRGC juga mengatakan sebuah stasiun radar unik buatan Amerika di pangkalan AS di Qatar telah hancur total.
Kantor humas IRGC mengumumkan bahwa radar FP-132 dengan jangkauan 5.000 kilometer dan peralatan unik yang digunakan untuk mencegat rudal balistik telah hancur total akibat serangan rudal Iran.
Departemen Hubungan Masyarakat IRGC juga menyatakan unit Angkatan Udara mereka telah menargetkan dan menghancurkan drone canggih MQ-9 milik pasukan teroris AS dengan sistem pertahanan canggih modern, yang berada di bawah kendali jaringan pertahanan udara terpadu negara tersebut.
Pesawat nirawak Amerika telah ditembak jatuh di wilayah selatan Iran.
Dikutip dari Tasnim, IRGC menyatakan bahwa wilayah udara Iran sama sekali tidak aman bagi semua pesawat musuh.
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer Iran terkemuka telah gugur dalam serangan hari Sabtu oleh pasukan kriminal AS-Israel di Teheran.
Angkatan Bersenjata Iran telah menanggapi agresi AS-Israel dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak besar-besaran ke wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan tersebut.
Sebelumnya, IRGC mengumumkan peluncuran gelombang besar serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.
Pada hari Sabtu, Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan serangan yang menargetkan beberapa kota di Iran, termasuk ibu kota Teheran serta Isfahan, Qom, Karaj, Tabriz, dan Kermanshah.


























