MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Media sosial kembali diguncang dengan video heboh bertajuk Chindo Aidas versi 2. Di mana aksi wanita Chindo lakukan aksi ganti baju tanpa sensor yang bikin merinding.
Sempat ramai diperbincangkan di sesi satu, potongan terbaru video versi terbarunya turut memancing rasa penasaran warganet.
Video ini cepat menyebar di berbagai platform seperti TikTok dan X.
Banyak pengguna internet mengaku penasaran dengan lanjutan adegan yang disebut-sebut berbeda dari versi pertama.
Dalam versi terbarunya, sosok gadis yang dijuluki “chindo adidas” tampil dengan busana berbeda.
Jika pada video awal ia mengenakan jaket olahraga hitam bergaris putih khas Adidas, di versi kedua ia terlihat memakai blouse merah maroon yang dipadukan dengan rok jeans.
Aksi ganti baju yang nekat dan polos ini ini menjadi daya tarik baru yang membuat video kembali viral.
Tak butuh waktu lama, kata kunci seperti “link chindo adidas blouse merah maroon” langsung meramaikan mesin pencarian.
Lonjakan pencarian ini menunjukkan bagaimana konten singkat dapat memicu rasa ingin tahu publik dalam waktu singkat.
Banyak warganet berlomba-lomba mencari tautan yang diklaim sebagai versi lengkap video tersebut.
Sebelum versi kedua beredar, publik terlebih dahulu dibuat heboh oleh video pertamanya.
Dalam tayangan tersebut, seorang gadis berparas oriental tampil dengan gaya rambut ekor kuda dan poni belah tengah.
Ia berdiri di depan kamera mengenakan jaket olahraga hitam dengan garis putih di lengan serta celana pendek senada.
Di awal video, ia sempat menunjukkan secarik kertas sebelum perlahan membuka resleting jaketnya dengan ekspresi datar.
Adegan sederhana tersebut justru memicu spekulasi luas dan membuat video cepat menyebar.
Banyak pengguna media sosial membagikan ulang potongan video hingga akhirnya menjadi trending.
Seiring viralnya versi kedua, sejumlah akun tidak bertanggung jawab mulai memanfaatkan momentum.
Mereka mengunggah ulang video dan menawarkan “link full video” melalui bio atau kolom komentar.
Pengguna internet perlu berhati-hati terhadap tautan semacam ini.
Berdasarkan pengalaman kasus serupa sebelumnya, tidak sedikit link viral yang justru mengarah ke situs judi online, laman berisi malware, atau jebakan phishing yang dapat mencuri data pribadi. (*)


























