• Latest
  • Trending
  • All
Trauma Sunyi Pendamping Korban Kekerasan, ASB Dorong Pemulihan Lewat Puisi

Trauma Sunyi Pendamping Korban Kekerasan, ASB Dorong Pemulihan Lewat Puisi

4 Februari 2026
Hadiri Haul Ke-18 Gerindra, Bupati Langkat Tegaskan Dukungan Penuh Program Presiden Prabowo

Hadiri Haul Ke-18 Gerindra, Bupati Langkat Tegaskan Dukungan Penuh Program Presiden Prabowo

4 Februari 2026
Bupati Langkat Hormati Putusan Kasasi MA, Pemkab Tunggu Salinan Resmi dan Tempuh Proses Sesuai Ketentuan

Bupati Langkat Hormati Putusan Kasasi MA, Pemkab Tunggu Salinan Resmi dan Tempuh Proses Sesuai Ketentuan

4 Februari 2026
Ketua TP PKK Langkat Dukung Ratu Morayya di Ajang Puteri Pelajar Riau 2026

Ketua TP PKK Langkat Dukung Ratu Morayya di Ajang Puteri Pelajar Riau 2026

4 Februari 2026
Pemkab Karo Tertibkan Kawasan Laudah, Pekerja Tani Dialihkan Ke Lapangan RPH

Pemkab Karo Tertibkan Kawasan Laudah, Pekerja Tani Dialihkan Ke Lapangan RPH

4 Februari 2026
Kasdam I/BB Pimpin Sidang Parade Penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026

Kasdam I/BB Pimpin Sidang Parade Penerimaan Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026

4 Februari 2026
Polsek Kutalimbaru Tindaklanjuti Dumas Dugaan Judi Mesin Ikan, Hasil Pengecekan Nihil

Polsek Kutalimbaru Tindaklanjuti Dumas Dugaan Judi Mesin Ikan, Hasil Pengecekan Nihil

4 Februari 2026
Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan

Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan

4 Februari 2026
Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Anom Ditangkap, Hasil Curian Dijual untuk Narkoba dan Judi Online

Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Anom Ditangkap, Hasil Curian Dijual untuk Narkoba dan Judi Online

4 Februari 2026
Dalam Rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026, PT PLN Indonesia Power Gelar Donor Darah di PLTU Pangkalan Susu

Dalam Rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026, PT PLN Indonesia Power Gelar Donor Darah di PLTU Pangkalan Susu

4 Februari 2026
Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

4 Februari 2026
Pemkab Karo Klarifikasi Isu Retribusi dan Status KRB Gunung Sinabung di Objek Wisata Danau Lau Kawar

Pemkab Karo Klarifikasi Isu Retribusi dan Status KRB Gunung Sinabung di Objek Wisata Danau Lau Kawar

4 Februari 2026
Video Cukur Kumis Durasi Panjang Diburu Warganet: Ada Adegan Buka Hoodie dan Polos

Video Cukur Kumis Durasi Panjang Diburu Warganet: Ada Adegan Buka Hoodie dan Polos

4 Februari 2026
Kamis, Februari 5, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Trauma Sunyi Pendamping Korban Kekerasan, ASB Dorong Pemulihan Lewat Puisi

by Admin
4 Februari 2026
in PERISTIWA
Trauma Sunyi Pendamping Korban Kekerasan, ASB Dorong Pemulihan Lewat Puisi
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pendamping perempuan korban kekerasan kerap dikenal sebagai sosok yang kuat dan tegar. Mereka hadir mendengarkan kisah paling pahit, mendampingi proses hukum, hingga menguatkan korban saat dunia terasa runtuh.

Namun, di balik peran tersebut, tersimpan ancaman sunyi yang jarang dibicarakan, yakni trauma sekunder. Trauma ini muncul ketika seseorang terus-menerus terpapar kisah dan pengalaman traumatis orang lain.

Baca Juga

Video Cukur Kumis Durasi Panjang Diburu Warganet: Ada Adegan Buka Hoodie dan Polos

Pilu, Siswa SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Isi Suratnya Bikin Haru

Motif Klaim Asuransi, Kakak Kandung Rencanakan Pembunuhan Adiknya di Karo

Isu tersebut mengemuka dalam diskusi informal lintas lembaga bagi Pendamping Korban Kekerasan Berbasis Gender yang digagas Aliansi Sumut Bersatu (ASB), organisasi masyarakat sipil yang sejak 2006 fokus pada isu perempuan dan anak korban kekerasan, di Medan, Senin (2/2/2026).

Salah satu peserta, Ria, membagikan pengalamannya saat menjadi pendamping. Selama dua tahun, ia mendampingi korban kekerasan hingga proses hukum berhasil mengantarkan pelaku ke penjara.

Namun alih-alih mendapatkan dukungan, Ria justru disalahkan karena pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Bahkan, wajahnya sempat diviralkan di media sosial, meninggalkan tekanan psikologis yang mendalam.

Kisah serupa disampaikan Wita, pendamping yang mengaku mengalami guncangan batin setelah menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh ayah kandung korban sendiri. Pengalaman tersebut meninggalkan luka psikologis hingga sempat memengaruhi cara pandangnya terhadap laki-laki secara umum.

Direktur ASB, Veryanto Sitohang, mengatakan forum ini bertujuan membuka ruang dialog yang aman dan reflektif bagi para pendamping dan penyintas korban kekerasan seksual. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring lintas lembaga melalui pertukaran pengalaman dan praktik pendampingan yang berkeadilan serta berperspektif penyintas.

Menurut Veryanto, para pendamping kerap menyerap emosi korban tanpa disadari. Dampaknya tidak ringan, mulai dari emosi yang tidak stabil, sulit tidur, tubuh mudah sakit, hingga muncul gejala depresi. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan pribadi pendamping sekaligus kualitas pendampingan yang mereka berikan.

“Banyak pendamping tidak sadar bahwa mereka juga terluka. Mereka fokus menolong korban, tetapi lupa merawat diri sendiri,” ujarnya.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, forum ini memperkenalkan metode pemulihan sederhana dan mudah diakses, yakni menulis puisi sebagai bentuk self-care. Pendekatan ini menjadi bagian dari diskusi yang menggunakan perspektif Feminis Participatory Action Research (PAR) sebagai jalan pemulihan bersama.

Melalui puisi, pendamping diajak menuliskan kemarahan, kesedihan, rasa tidak berdaya, dan kegelisahan yang selama ini terpendam. Kata-kata menjadi ruang aman untuk mengurai emosi yang menumpuk dalam diam.

Veryanto juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai pendamping yang pernah mengalami trauma sekunder. Ia mengaku tidak bisa tidur selama berhari-hari setelah mendengar kisah seorang perempuan yang diperkosa pacarnya, gagal mendapatkan keadilan, dan kemudian mengakhiri hidupnya.

“Sebagai pendamping, saya merasa gagal. Seharusnya saya bisa berbuat lebih, tetapi korban justru meninggal. Rasa itu menghantui,” tuturnya.

Pengalaman lain terjadi saat ia bertemu penyintas bom Surabaya yang puluhan tahun kemudian masih menanggung luka fisik parah akibat paparan bahan peledak. Kisah tersebut kembali memicu tekanan batin yang membuatnya sulit beristirahat.

Dari situ, ia mulai menulis puisi sebagai cara menyalurkan emosinya. Salah satu puisinya berjudul Lara, ditulis sebagai respons atas kematian korban kekerasan seksual tersebut. Menulis menjadi jalan untuk berdamai dengan rasa marah, sedih, dan kecewa yang tak sempat terucap.

Metode ini kemudian diuji dalam diskusi bersama para pendamping di Medan. Awalnya, banyak peserta merasa berat karena harus mengingat kembali pengalaman mendampingi korban. Namun setelah melalui proses menulis, mereka mengaku emosinya terasa lebih ringan dan terurai.

“Ini sederhana, murah, dan bisa dilakukan kapan saja. Tidak semua orang punya akses ke psikolog, sehingga praktik self-care seperti ini menjadi sangat penting,” jelas Veryanto.

Dengan kondisi mental yang lebih sehat, para pendamping diharapkan tetap mampu menjalankan peran strategis mereka dalam mendukung korban kekerasan, sekaligus menjaga keberpihakan dalam kerja-kerja kemanusiaan.

Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa merawat para pendamping sama pentingnya dengan mendampingi korban, sebab dari jiwa yang pulih, lahir kekuatan untuk terus berdiri di sisi mereka yang paling membutuhkan. (RED)

Post Views: 353
Tags: ASBmenulis puisiself-carewanita pendamping
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Video Cukur Kumis Durasi Panjang Diburu Warganet: Ada Adegan Buka Hoodie dan Polos
HEADLINE

Video Cukur Kumis Durasi Panjang Diburu Warganet: Ada Adegan Buka Hoodie dan Polos

4 Februari 2026
Pilu, Siswa SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Isi Suratnya Bikin Haru
HEADLINE

Pilu, Siswa SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Isi Suratnya Bikin Haru

4 Februari 2026
Motif Klaim Asuransi, Kakak Kandung Rencanakan Pembunuhan Adiknya di Karo
HUKUM&KRIMINAL

Motif Klaim Asuransi, Kakak Kandung Rencanakan Pembunuhan Adiknya di Karo

3 Februari 2026
Viral di Media Sosial Korban Jadi Tersangka di Medan, Ini Penjelasan Kasat Reskrim
PERISTIWA

Viral di Media Sosial Korban Jadi Tersangka di Medan, Ini Penjelasan Kasat Reskrim

2 Februari 2026
Aniaya Anggota Banser, Bahar Bin Smith Kini Jadi Tersangka 
HEADLINE

Aniaya Anggota Banser, Bahar Bin Smith Kini Jadi Tersangka 

2 Februari 2026
Link Video Dewasa Yaya Rasyid Viral, Aksi TikToker yang Bikin Ngiler 
HEADLINE

Link Video Dewasa Yaya Rasyid Viral, Aksi TikToker yang Bikin Ngiler 

2 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In