MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Beberapa hari belakangan, media sosial dihebohkan dengan pernyataan kontroversial seorang konten kreator Resbob.
Resbob dalam video pendek yang beredar luas di berbagai platform dengan berani melontarkan ujaran kebencian dan hinaan terhadap suporter sepakbola dan juga warga Sunda.
Video itu memperlihatkan Resbob sedang berbincang dengan rekannya yang bertugas merekam.
Resbob menyinggung rivalitas suporter klub sepak bola Tanah Air dengan narasi yang provokatif. Ia secara spesifik membandingkan basis pendukung Bonek dan Viking.
Dalam rekaman tersebut, Resbob menyebut bahwa kedua kelompok suporter itu pada dasarnya sama.
Namun, ia menambahkan kalimat hinaan terhadap pendukung Viking.
“Bonek Viking sama aja, tapi yang anj*ng hanya Viking. Ya kan?” ucapnya dengan nada meremehkan.
Tidak berhenti di ranah sepak bola, narasi kebencian tersebut meluas hingga menyinggung isu suku.
Resbob menggeneralisasi hinaannya kepada masyarakat bersuku Sunda. Hal inilah yang kemudian memicu gelombang kemarahan yang lebih besar di kalangan netizen.
“Pokoknya semua Sunda anj*ng. Semua orang Sunda anj*ng!” unkap Resbob dalam video yang sama.
Menyahuti video hinaan tersebut, komedian kondang Entis Sutisna atau yang akrab disapa Sule, langsung bereaksi.
Sebagai figur publik berdarah Sunda yang dikenal sangat menjunjung tinggi budaya asalnya, Sule tidak tinggal diam melihat provokasi tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 11 Desember 2025, ayah lima anak ini membagikan ulang video kontroversial Resbob.
Unggahan tersebut disertai dengan tanggapan langsung dari Sule yang mencoba mengklarifikasi dan memberikan pandangannya terhadap situasi yang memanas ini.
Dalam keterangannya, Sule menegaskan bahwa ia sama sekali tidak mengenal sosok Resbob secara pribadi. Ia mengaku asing dengan nama tersebut sebelum video ini menjadi viral di media sosial.
Meski demikian, Sule memberikan dugaan mengenai kondisi Resbob saat membuat video tersebut.
Menurut pelawak senior ini, tindakan irasional yang dilakukan Resbob mungkin dipicu oleh pengaruh alkohol atau sekadar keinginan untuk mencari perhatian dengan cara yang salah.
“Sekarang yang lagi rame, siapa si Resbob Resbob itu ya? Kalau menurut aku, dia itu mungkin kalau lagi mabuk, tol*l, resek,” sindir Sule.
Informasi tambahan yang beredar menyebutkan bahwa Resbob diduga merupakan kakak dari seorang YouTuber bernama Bigmo.
Fakta ini menambah cerita baru pada kasus tersebut, mengingat latar belakangnya yang dekat dengan dunia konten kreator.
Sule lantas menyoroti substansi hinaan yang menyamakan orang Sunda dengan hewan anjing.
Menurut Sule, membandingkan manusia dengan anjing dalam konteks hinaan adalah hal yang keliru. Ia menekankan bahwa meskipun air liur anjing dikategorikan najis dalam ajaran agama tertentu, hewan tersebut memiliki sifat positif seperti kesetiaan dan etika terhadap tuannya.
Pukulan telak diberikan Sule pada kalimat berikutnya. Ia menilai bahwa ucapan rasis yang keluar dari mulut Resbob justru memiliki derajat yang lebih rendah dibandingkan hewan yang dihina tersebut.
“Anjing itu najis liurnya, tapi anjing masih setia dan dia masih punya etika. Tapi mulut Anda lebih najis daripada anjing,” tegas Sule.
Di penghujung pernyataannya, Sule memberikan peringatan keras. Ia mengingatkan bahwa perilaku menghina suku bangsa lain hanya akan merendahkan martabat pelakunya sendiri di mata manusia lain.
“Ingat itu ya. Anda itu rendah, rendah di pandangan manusia. Semoga selamat dunia akhirat. Hati-hati,” pungkas Sule menutup komentarnya.



























