MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Badan Nasion Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terkini korban banjir Sumatera hingga Rabu 10 Desember 2025, di mana 969 jiwa dinyatakan meninggal dunia dan 262 orang masih hilang.
Bencana banjir Sumatera yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu juga merusak 157,9 ribu rumah warga dan 1.200 ribu fasilitas umum yang tersebar di 52 kabupaten di tiga provinsi tersebut.
Kabupaten/kota dengan korban jiwa paling parah menurut data BNPB yakni Agam dengan jumlah korban 181 jiwa, Aceh Utara 138 jiwa, Tapanuli Tengah 110 jiwa, Tapanuli Selatan 85 jiwa dan Aceh Tamiang 58 jiwa.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh untuk melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana banjir bandang pada Minggu (7/12/2025) .
Kedatangan Prabowo melakukan peninjauan di Kabupaten Bireuen. Bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Prabowo meninjau proses perbaikan akses jembatan yang putus diterjang banjir bandang.Prabowo juga tampak menyapa warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Dalam peninjauan itu, Prabowo menegaskan perbaikan infrastruktur jembatan, bendungan, jalan yang rusak diterjang banjir bandang menjadi prioritas pemerintah.
Prabowo menegaskan pihaknya juga akan menghapus utang kredit para korban yang terdampak bencana.
“Utang-utang KUR, karena ini keadaan alam kita akan hapus, jadi petani gak usah khawatir tidak bisa kembalikan utang,” katanya.

























