• Latest
  • Trending
  • All
Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

4 September 2025
Peringati HAN, Pemkab Langkat Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Mengusung Lima Prinsip Utama

Peringati HAN, Pemkab Langkat Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Mengusung Lima Prinsip Utama

27 Juli 2026
Kawal Percepatan Bantuan Banjir, Tiorita Tegaskan Siap Berjuang Bersama Warga Langkat

Kawal Percepatan Bantuan Banjir, Tiorita Tegaskan Siap Berjuang Bersama Warga Langkat

27 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Dukung UMKM Naik Kelas Lewat KKSU 2026

Plt. Bupati Langkat Dukung UMKM Naik Kelas Lewat KKSU 2026

27 Juli 2026
Begal Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp900 Ribu

Begal Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp900 Ribu

27 Juli 2026
Bluebird Prime Hadir di Medan, Tawarkan Kenyamanan Perjalanan Premium

Bluebird Prime Hadir di Medan, Tawarkan Kenyamanan Perjalanan Premium

27 Juli 2026
Bawa Ganja, ditangkap Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang

Bawa Ganja, ditangkap Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang

27 Juli 2026
Wabup Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase

Wabup Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase

27 Juli 2026
Kapolres Langkat Hadiri Aksi Penyampaian Aspirasi Korban Banjir di Besitang

Kapolres Langkat Hadiri Aksi Penyampaian Aspirasi Korban Banjir di Besitang

27 Juli 2026
Perkuat Kemitraan Strategis, Wabup Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026

Perkuat Kemitraan Strategis, Wabup Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026

27 Juli 2026
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmael Baghei

Iran Menegaskan AS Bukan Penentu Waktu Perang dan Perdamaian

27 Juli 2026
Abaikan Seruan Penangkapannya, Netanyahu Berencana Hadiri Sidang Umum PBB

Abaikan Seruan Penangkapannya, Netanyahu Berencana Hadiri Sidang Umum PBB

27 Juli 2026
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan

2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan

27 Juli 2026
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Bukti Ragam Warisan Budaya Bisa Hidup Berdampingan di Indonesia

by Admin
4 September 2025
in NUSANTARA
Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Ilustrasi Mehndi dan Tortor Simalungun. (Ist)

FacebookWhatsappTelegram

SIMALUNGUN (HARIANSTAR.COM) – India dan Indonesia memiliki hubungan sejarah dan budaya yang mendalam. kedua negara memiliki banyak kesamaan. Perdagangan antara India dan Indonesia sudah terjadi sebelum abad ke-13 mulai dari hasil pertanian berupa rempah-rempah hingga pakaian dan perhiasan.

Dari interaksi ini lahir akulturasi budaya yang masih terasa hingga kini, salah satunya pada komunitas keturunan India yang hidup berdampingan di Sumatera Utara.

Baca Juga

Peringati HAN, Pemkab Langkat Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Mengusung Lima Prinsip Utama

Kawal Percepatan Bantuan Banjir, Tiorita Tegaskan Siap Berjuang Bersama Warga Langkat

Wabup Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase

Salah satu yang merasakan langsung warisan tersebut adalah Depiqa Sheila Damanik, wanita kelahiran 1992 berdarah Batak–India. Putri dari almarhum Giman Damanik dan Bibi Aisyah Khan ini memilih untuk menjadikan hari pernikahannya sebagai panggung perpaduan dua identitas besar yang melekat dalam dirinya.

Ibu dan adik Depiqa saat mengenakan pakaian khas India.

Sheila sapaan akrabnya mengisahkan kembali suasana penuh warna dan kehangatan budaya  dalam pesta pernikahannya.

Meski bersanding dengan pria keturunan Jawa, Sheila tidak meninggalkan akar budaya keluarganya. Ia justru menjadikan momen sakral pernikahannya sebagai ruang pertemuan antara adat Batak yang agung dengan tradisi India yang sarat makna.

Pesta pernikahan yang digelar meriah itu menghadirkan rangkaian prosesi adat Batak seperti menortor, disusul beragam tradisi khas India. Di antaranya, Mehndi atau menghias tangan dan kaki pengantin perempuan dengan lukisan indah menggunakan pasta daun pacar.

“Mehndi ini di kampung saya dikenal hena, hampir semua pengantin perempuan di sini berhena, tapi uniknya kalau kami malam berhena ini lebih khusus. Jadi seluruh keluarga perempuan ikut serta dalam prosesi, bahkan ada juga malam luluran pakai kunyit atau dibilang haldi, tapi waktu itu saya gak pakai karena waktu,”  ujar Sheila.

Kemeriahan tidak berhenti di situ. Ada pula permainan tradisi India seperti mencari koin dalam ember berisi air, sebuah simbol untuk keberuntungan pasangan baru.

“Walau nggak semua tradisi bisa dilakukan, karena sudah banyak yang hilang, tapi setidaknya saya ingin ada sentuhan kecil yang mengingatkan pada darah India di keluarga kami,” tambahnya.

Sheila juga tampil menawan dalam balutan lehenga, busana khas pengantin perempuan India yang gemerlap. Sementara sang suami mengenakan sherwani. Namun, ketika prosesi adat Batak dimulai, keduanya berganti dengan busana Simalungun lengkap dengan ulos. Perpaduan pakaian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan.

“Banyak yang terkesan karena jarang ada pesta pernikahan yang pakai baju India di sini. Mama dan adik juga ikut memakai. Jadi suasananya makin berwarna. Hiburan pun kami buat seimbang, ada musik Batak dengan gondang, tapi juga ada lagu India biar suasananya lebih berkesan,” ujar Sheila.

Pernikahan itu tak hanya menjadi pesta keluarga, melainkan juga perayaan identitas dan kebhinekaan. Tradisi India dan Batak yang menyatu dalam satu peristiwa sakral menunjukkan bahwa warisan budaya bisa hidup berdampingan di Indonesia dengan indah.

“Buat saya, ini cara sederhana untuk menjaga agar anak-anak nanti tetap tahu kalau mereka punya darah India sekaligus Batak. Tradisi ini jangan sampai hilang,” tutup Sheila. (RED)

Post Views: 229
Tags: BatakBudayaIndiaIndonesiaMehndiSimalungun
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Peringati HAN, Pemkab Langkat Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Mengusung Lima Prinsip Utama
NUSANTARA

Peringati HAN, Pemkab Langkat Mendukung Tumbuh Kembang Anak dengan Mengusung Lima Prinsip Utama

27 Juli 2026
Kawal Percepatan Bantuan Banjir, Tiorita Tegaskan Siap Berjuang Bersama Warga Langkat
NUSANTARA

Kawal Percepatan Bantuan Banjir, Tiorita Tegaskan Siap Berjuang Bersama Warga Langkat

27 Juli 2026
Wabup Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase
NUSANTARA

Wabup Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase

27 Juli 2026
Kapolres Langkat Hadiri Aksi Penyampaian Aspirasi Korban Banjir di Besitang
NUSANTARA

Kapolres Langkat Hadiri Aksi Penyampaian Aspirasi Korban Banjir di Besitang

27 Juli 2026
Perkuat Kemitraan Strategis, Wabup Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026
NUSANTARA

Perkuat Kemitraan Strategis, Wabup Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026

27 Juli 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pertamina EP Pangkalan Susu Tanam 2.500 Bibit Bakau
NUSANTARA

Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pertamina EP Pangkalan Susu Tanam 2.500 Bibit Bakau

27 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In