• Latest
  • Trending
  • All
Ketenangan Kunci Utama Berinvestasi saat IHSG Bergejolak 

Ketenangan Kunci Utama Berinvestasi saat IHSG Bergejolak 

14 April 2025
Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan

Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan

20 Agustus 2026
PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

20 Agustus 2026
BNPB Ingatkan Penyintas Gempa Flores Tetap Waspada, Tidak Panik dan Takut Berlebihan

BNPB Ingatkan Penyintas Gempa Flores Tetap Waspada, Tidak Panik dan Takut Berlebihan

20 Agustus 2026
ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

20 Agustus 2026
Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

20 Agustus 2026
Rijal Pulungan Tewas Diduga Terkait Tambang Emas Ilegal

Rijal Pulungan Tewas Diduga Terkait Tambang Emas Ilegal

20 Agustus 2026
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan Pria dan 11 Paket Ganja

Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan Pria dan 11 Paket Ganja

20 Agustus 2026
Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN

Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN

20 Agustus 2026
Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza

Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza

20 Agustus 2026
Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Deli Serdang

Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Deli Serdang

20 Agustus 2026
Sefas Group Akuisisi 100 Persen SPBU Shell di Indonesia

Sefas Group Akuisisi 100 Persen SPBU Shell di Indonesia

20 Agustus 2026
Barcelona Vs Al Ahly: Blaugrana Juarai Joan Gamper Trophy 

Barcelona Vs Al Ahly: Blaugrana Juarai Joan Gamper Trophy 

20 Agustus 2026
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Ketenangan Kunci Utama Berinvestasi saat IHSG Bergejolak 

by Zulham
14 April 2025
in EKONOMI, HEADLINE
Ketenangan Kunci Utama Berinvestasi saat IHSG Bergejolak 

Istimewa

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM)  –Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah dibuka kembali setelah libur panjang Idul Fitri 28 Maret hingga 7 April 2025. Selama libur Hari Raya, pasar global sudah mengalami gejolak signifikan akibat kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan respons balasan dari Tiongkok.

Seperti yang diperkirakan oleh para pelaku pasar modal, situasi yang sama terjadi pada saat perdagangan di BEI dibuka kembali pada Selasa, 8 April 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat turun 9,19% dan menyentuh level 5.912,06.

Baca Juga

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

“Sebelum libur Idul Fitri 2025, pada Kamis, 27 Maret 2025, IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.510,62. Penurunan yang terjadi pada hari pertama pasca libur Idul Fitri membuat BEI mengambil langkah untuk melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan,” sebut
Kepala BEI Sumut, Pintor Nasution beberapa hari lalu.

Lanjut Pintor, gejolak ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal seperti kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat terhadap sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, serta depresiasi nilai tukar Rupiah yang menembus sempat menyentuh angka psikologis Rp17.000 per dolar AS di pasar luar negeri. Di tengah kondisi pasar yang bergejolak ini, kunci utama bagi investor adalah tetap tenang dan tidak mengambil keputusan emosional.

Perlu diingat kata Pintor, tujuan investasi di pasar modal adalah jangka panjang. Pasar saham memang naik-turun dan itu normal. Gejolak harian bukan alasan untuk mengubah tujuan investasi jangka panjang. Apalagi jika memang tujuan investasinya adalah untuk dana pensiun 10-20 tahun lagi, maka penurunan saat ini tidak akan berdampak signifikan dalam jangka panjang.

Jangan pernah mengambil keputusan spontan yang didasari oleh kepanikan di tengah gejolak harga saham. Panik adalah musuh terbesar investor. Sebaliknya, pertimbangkan untuk menahan, mengevaluasi, atau bahkan menambah investasi. Memahami behavioral finance, yaitu studi tentang bagaimana psikologi memengaruhi keputusan keuangan, menjadi krusial dan dapat membantu investor mengembangkan strategi investasi yang lebih baik.

Mengapa emosi bisa mengalahkan logika dalam investasi? Sebagai manusia, keputusan kita sering dipengaruhi oleh emosi. Dalam konteks investasi, beberapa bias psikologis yang umum terjadi meliputi, pertama, Fear of Missing Out (FOMO). Ketika melihat IHSG naik, investor mungkin merasa takut ketinggalan dan tergesa-gesa membeli saham tanpa analisis mendalam.​

Kedua, Loss Aversion, yaitu, kecenderungan untuk lebih merasakan sakit akibat kerugian dibandingkan kebahagiaan dari keuntungan yang setara, mendorong investor untuk menjual saham saat harga turun guna menghindari kerugian lebih lanjut.​

Ketiga, overconfidence, yaitu rasa percaya diri berlebihan yang dapat membuat investor meremehkan risiko dan membuat keputusan investasi yang kurang bijaksana.​

Keempat, herd mentality, yaitu mengikuti tindakan mayoritas tanpa pertimbangan pribadi, seperti menjual saham karena banyak orang lain melakukannya, meskipun mungkin tidak sesuai dengan strategi investasi individu.​

Saat pasar turun, banyak saham yang memiliki fundamental bagus diperdagangkan dengan harga lebih rendah dari nilai wajarnya. Ini bisa menjadi peluang emas bagi investor jangka panjang untuk mengoleksi aset berkualitas dengan harga rendah. Pastikan portofolio investor terdiversifikasi. Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang, kombinasikan saham, obligasi, atau reksa dana.

Jika merasa khawatir atau bingung, konsultasikan dengan perencana keuangan yang bisa membantu mengevaluasi portofolio dan membuat strategi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi setiap investor. Tenang bukan berarti pasrah. Justru saat pasar bergejolak, ini saatnya mengevaluasi strategi investasi para investor. Apakah masih sesuai dengan tujuan? Apakah ada peluang yang bisa dimanfaatkan? Jadikan ini momen refleksi, bukan reaksi spontan.

Di tengah situasi pasar modal yang selalu bergerak dalam siklus naik, turun, lalu naik lagi. Investor sukses bukan yang selalu untung, tapi yang tetap tenang dan konsisten saat gejolak datang. Sejarah menunjukkan bahwa investor yang mampu mengendalikan emosi dan tetap berpegang pada strategi investasi jangka panjang cenderung mencapai hasil yang lebih baik. Misalnya, selama krisis keuangan global 2008 dan Pandemi COVID-19 pada 2020, pasar mengalami penurunan tajam, tetapi kemudian pulih dan mencapai level tertinggi baru. Investor yang tidak panik dan konsisten dengan strategi investasi mereka selama periode tersebut akhirnya memperoleh keuntungan dari pemulihan pasar.​

Mengelola emosi dalam investasi adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap investor. Dengan memahami bagaimana psikologi memengaruhi keputusan keuangan dan menerapkan strategi untuk mengendalikan respons emosional, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan menghindari jebakan panic selling. Ingatlah bahwa volatilitas pasar adalah hal yang wajar, dan pendekatan yang tenang dengan bekal informasi yang cukup akan membantu Anda mencapai tujuan investasi jangka panjang. (red)

Post Views: 182
Tags: BEIBerinvestasiIHSGinvestasiKepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Sumatera Utara M Pintor NasutionKetenanganPintor Nasution
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah
HEADLINE

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

20 Agustus 2026
ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas
EKONOMI

ParagonCorp dan ARC USK Mendorong Eksplorasi Bahan Alam Indonesia Agar tidak Berhenti sebagai Komoditas

20 Agustus 2026
Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat
HEADLINE

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

20 Agustus 2026
Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN
EKONOMI

Perkuat Sinergi, BRI Panyabungan Berkolaborasi dengan Kantor BPN

20 Agustus 2026
Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza
HEADLINE

Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza

20 Agustus 2026
Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Deli Serdang
EKONOMI

Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Deli Serdang

20 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In