• Latest
  • Trending
  • All
Harga Cabai Merah Turun Drastis, Petani Sumut Bisa Merugi Hingga 3.8 Triliun

Harga Cabai Merah Turun Drastis, Petani Sumut Bisa Merugi Hingga 3.8 Triliun

18 Mei 2023
Pojok PBB Hadir di CFD Medan Belawan, Bapenda Medan Dekatkan Layanan Pajak kepada Masyarakat

Pojok PBB Hadir di CFD Medan Belawan, Bapenda Medan Dekatkan Layanan Pajak kepada Masyarakat

30 Agustus 2026
Pemko Medan Sabet Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikSumatera Awards 2026, Berikut Kategorinya!

Pemko Medan Sabet Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikSumatera Awards 2026, Berikut Kategorinya!

29 Agustus 2026
Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

29 Agustus 2026
Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pelaku dan 100 Butir Ekstasi

Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pelaku dan 100 Butir Ekstasi

29 Agustus 2026
Korupsi BRI Unit Kisaran Rp 2,4 Milyar, Terdakwa Saling Tuding

Korupsi BRI Unit Kisaran Rp 2,4 Milyar, Terdakwa Saling Tuding

29 Agustus 2026
Kepala Bapenda Medan M. Agha Novrian Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Keadilan Pengelolaan BPHTB

Kepala Bapenda Medan M. Agha Novrian Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Keadilan Pengelolaan BPHTB

29 Agustus 2026
Toko Konveksi di Jalan Bromo Dibobol Maling

Toko Konveksi di Jalan Bromo Dibobol Maling

29 Agustus 2026
Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

29 Agustus 2026
Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

29 Agustus 2026
Banjir Besar Jadi Pelajaran, Pemko Medan Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Kemanusiaan

Banjir Besar Jadi Pelajaran, Pemko Medan Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Kemanusiaan

29 Agustus 2026
Dandim 0205/TK Tinjau Langsung Aktivitas Gunung Sinabung Bersama BPBD dan PVMBG

Dandim 0205/TK Tinjau Langsung Aktivitas Gunung Sinabung Bersama BPBD dan PVMBG

29 Agustus 2026
Rico Waas Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Qresto Antar Medan Jadi Pelopor Inovasi Perpajakan di Indonesia

Rico Waas Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Qresto Antar Medan Jadi Pelopor Inovasi Perpajakan di Indonesia

28 Agustus 2026
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Harga Cabai Merah Turun Drastis, Petani Sumut Bisa Merugi Hingga 3.8 Triliun

by Zulham
18 Mei 2023
in EKONOMI, NUSANTARA
Harga Cabai Merah Turun Drastis, Petani Sumut Bisa Merugi Hingga 3.8 Triliun
FacebookWhatsappTelegram

  


Baca Juga

Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri


(Foto : Jae)


MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Harga cabai merah di pasar tradisional di kota Medan dalam dua bulan terakhir (April – Mei), banyak ditransaksikan dalam rentang harga 15 ribu hingga 25 ribu per Kg. Harga cabai di tingkat petani dalam dua bulan terakhir banyak ditransaksikan dalam rentang 5.000 hingga 15 ribu per Kg nya. Itu adalah acuan harga yang menurut saya lebih banyak terjadi dilapangan. Meskipun tidak menutup adanya harga yang lebih rendah dari batas bawah, maupun lebih mahal dari batas atas.

Hal itu disampaikan Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, Kamis (18/5/2023) siang. 

Katanya, di bulan Mei ini, harga cabai baik untuk cabai merah maupun cabai rawit dijual dikisaran 15 ribu per Kg. Padahal dari hasil study yang saya lakukan. Petani mengalami kerugian yang signifikan dengan realisasi harga dua bulan belakangan ini. 

“Dari hasil hitungan s dimana harga break even poin (BEP/balik modal), ditambah dengan biaya panen dan margin keuntungan petani sebesar 30%, maka harga ideal cabai merah di tingkat petani itu minimal 17.750 per Kg nya,” ucap Gunawan. 

Menurutnya, idealnya sekitar 25 ribuan per Kg di level pedagang pengecer. Namun di pasar saat ini harganya dikisaran 15 ribu per Kg. Alih-alih petani balik modal, yang ada mengalami kerugian yang besar saat harga bertahan di level tersebut. Dari sampel luas tanaman cabai 400 meter persegi, didapat bahwa ada potensi kerugian dalam rentang 1.925.000 hingga 8.925.000, asumsi harga jual ditingkat petani 5.000 hingga 15 ribu per Kg.

Sementara itu, total harga jual cabai merah yang ideal untuk luas 400 meter persegi tersebut adalah 12.425.000. Dan kalau dihitung per hektar nya, maka didapat potensi kerugian petani mulai dari 48.125.000 hingga 223.125.000. Mengacu kepada data BPS, untuk luas panen tanaman cabai besar (bukan cabai rawit) di sumut tahun 2021 adalah 17.066 hektar. Maka skenario kerugian petani itu dalam rentang 821 Milyar hingga 3.8 Triliun.

“Jadi kalau seandainya semua hasil panen petani cabai merah di Sumut dihargai 5.000 per Kg. Maka kerugiannya akan masuk pada skenario terburuk. Meski demikian saya yakin harga dilapangan tidak akan stagnan seperti itu, harga tentunya akan berfluktuasi. Dan menurut saya umumnya bergerak dalam rentang 5.000 hingga 15 ribu per Kg dalam dua bulan terakhir. Namun dari hasil pantauan dilapangan itu ada petani yang pernah menjual 3.000 per Kg untuk cabai merahnya,” jelasnya.

Sedangkan di pasar, saat ini harga cabai merah di tingkat pedagang pengecer itu ada dalam rentang harga 8.000 hingga 15 ribu per Kg. Jadi dirinya sangat yakin masih ada petani yang mendapatkan harga lebih rendah dari 5.000 sampai saat ini. 

“Dan hitungan potensi kerugian ini masih terfokus pada cabai besar (cabai merah), belum menghitung potensi kerugian yang diderita petani cabai rawit,” pungkas Gunawan. (Jae)

Post Views: 92
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026
NUSANTARA

Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

29 Agustus 2026
Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band
NUSANTARA

Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

29 Agustus 2026
Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri
KOTA MEDAN

Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

29 Agustus 2026
Dandim 0205/TK Tinjau Langsung Aktivitas Gunung Sinabung Bersama BPBD dan PVMBG
NUSANTARA

Dandim 0205/TK Tinjau Langsung Aktivitas Gunung Sinabung Bersama BPBD dan PVMBG

29 Agustus 2026
Rico Waas Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Qresto Antar Medan Jadi Pelopor Inovasi Perpajakan di Indonesia
EKONOMI

Rico Waas Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Qresto Antar Medan Jadi Pelopor Inovasi Perpajakan di Indonesia

28 Agustus 2026
Plt. Bupati Langkat Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
NUSANTARA

Plt. Bupati Langkat Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

28 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In