• Latest
  • Trending
  • All
Inovasi Briket Ramah Lingkungan Bawa Mahasiswi UPER ke Afrika Selatan

Inovasi Briket Ramah Lingkungan Bawa Mahasiswi UPER ke Afrika Selatan

22 Mei 2024
Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, 3 Srikandi UPER Juara 1 Strategi Komunikasi Krisis

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, 3 Srikandi UPER Juara 1 Strategi Komunikasi Krisis

26 Oktober 2026
Bapenda Medan Hadirkan ‘Pojok PBB Goes to Kecamatan’

Bapenda Medan Hadirkan ‘Pojok PBB Goes to Kecamatan’

26 Oktober 2026
BRI dan BPN Jalin Kerja Sama Fasilitasi Pendampingan Usaha

BRI dan BPN Jalin Kerja Sama Fasilitasi Pendampingan Usaha

26 Oktober 2026
Rico Waas: Perbedaan Bukan Sekat, Melainkan Kekuatan Kota Medan

Rico Waas: Perbedaan Bukan Sekat, Melainkan Kekuatan Kota Medan

26 Oktober 2026
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Korpasgat Charity Run 2026

26 Oktober 2026
Apes, Maling Sawit Kebun PTPN IV Diamankan, Temannya Kabur

Apes, Maling Sawit Kebun PTPN IV Diamankan, Temannya Kabur

26 Oktober 2026
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pentolan Geng Motor, 8 Butir Ekstasi Disita

Polrestabes Medan Ringkus 2 Pentolan Geng Motor, 8 Butir Ekstasi Disita

26 Oktober 2026
Polres Karo Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Selama 14 Hari

Polres Karo Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Selama 14 Hari

26 Oktober 2026
Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Kabanjahe, Kapolres Karo Motivasi Siswa Raih Cita-Cita

Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Kabanjahe, Kapolres Karo Motivasi Siswa Raih Cita-Cita

26 Oktober 2026
38 Kontingen LP3KD Kabupaten Karo Siap Berlaga di Pesparani Sumut

38 Kontingen LP3KD Kabupaten Karo Siap Berlaga di Pesparani Sumut

26 Oktober 2026
Kapolres Langkat Pimpin Strong Point Pagi dan Apel Operasi Patuh Toba 2026

Kapolres Langkat Pimpin Strong Point Pagi dan Apel Operasi Patuh Toba 2026

26 Oktober 2026
Pimpin Upacara di SMPN 9 Padangsidimpuan, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan

Pimpin Upacara di SMPN 9 Padangsidimpuan, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan

26 Oktober 2026
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Inovasi Briket Ramah Lingkungan Bawa Mahasiswi UPER ke Afrika Selatan

by Zulham
22 Mei 2024
in HEADLINE, PENDIDIKAN
Inovasi Briket Ramah Lingkungan Bawa Mahasiswi UPER ke Afrika Selatan

Karina menerima penghargaan dalam seleksi di GSEA Singapura

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Hutan menjadi kunci dalam keseimbangan karbon di udara. Studi yang dilakukan Maryville University (2022) mendapati selama 3 dekade sampai 2020, hutan dinilai efektif menyerap karbon sebesar 25% dengan total penyimpanan sebesar 55,93 juta metrik ton karbon.

Ironisnya, statistik menunjukkan bahwa deforestasi maupun degradasi hutan terus terjadi. Organisasi yang bergerak dalam konservasi sumber daya alam, Auriga Nusantara (2023), mencatat deforestasi dan degradasi hutan pada 2023 mencapai 257.384 hektar. Terpantau lebih luas dibanding tahun sebelumnya yakni 230.760 hektar.

Baca Juga

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, 3 Srikandi UPER Juara 1 Strategi Komunikasi Krisis

Pimpin Upacara di SMPN 9 Padangsidimpuan, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan

10 Pemain PSMS Medan Paksa PSIS Pulang Tanpa Poin

Salah satu penyebab deforestrasi adalah untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar konvensional. BPS mendata, penggunaan kayu bakar atau arang masih mendominasi setelah elpiji sebagai kebutuhan energi rumah tangga, terutama pada wilayah terpencil sebesar 9,19%. Padahal, nilai dari faktor emisi dari hasil pembakaran kayu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gas LPG.

Ialah Ni Kadek Karian Dewi, Mahasiswi Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina (UPER), berhasil menciptakan alternatif dengan mengganti bahan bakar kayu atau arang menjadi briket yang berasal dari sampah sorgum. Berkat inovasinya tersebut Karin berhasil menjadi perwakilan wilayah Asia Pasifik dalam Global Students Entrepreneur Awards (GSEA) 2024 di Afrika Selatan.

Kadek Karian Dewi

“Biasanya di wilayah pedesaan, bahan bakar konvensional utama dalam rumah tangga menggunakan kayu bakar atau arang. Namun karena hal ini menimbulkan permasalahan, inovasi briket dari limbah sorgum ini dapat menjadi energi alternatif. Dengan keuntungan 2 kali lipat lebih lama dan harganya yang relatif murah, briket sorgum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kayu bakar atau arang,” pungkas Karina, dalam rilisnya, Rabu (22/5/2024)

Pengembangan briket ramah lingkungan tersebut didasari bahwa di Buleleng, Bali, sorgum menjadi komoditas utama mata pencaharian penduduk. Dengan luas lahan 30 hektar, panen sorgum dapat mencapai 3 ton per hektar dan di panen dalam 3 kali per tahun. Jumlah yang cukup besar ini juga menyumbang keberadaan limbah sorghum yang besar pula. 85% tanaman sorghum diantaranya berakhir menjadi limbah.

Selain permasalahan sampah sorgum yang melimpah, kesejahteraan petani sorgum juga menjadi tantangan di wilayah Buleleng. Berdasarkan BRIN (2023) diketahui harga per kilogram sorgum berkisar Rp. 10.000 hingga Rp. 21.000, tidak sebanding dengan tenaga dan biaya yang dikeluarkan petani dalam budidaya sorgum.

“Jika limbah sorgum dibakar, maka hal tersebut dapat melepaskan jejak karbon. Oleh karena itu, saya turut bermitra dengan sahabat semasa saya bersekolah dalam mengembangkan briket ramah lingkungan yang kami namai Bioghum. Bioghum menjadi sebuah langkah kecil untuk membantu petani dan mengatasi masalah limbah sorgum,” tambah Karin.

Dengan komposisi 75% batang sorgum, 25% daun sorgum, dan 15% bahan pengikat serta pembuatan briket yang masih dicetak secara manual, Karina bersama dengan timnya berhasil menciptakan briket ramah lingkungan. Bahkan mendapatkan bantuan pendanaan awal hingga 115 juta.

“Setelah mendapati komposisi yang ideal, kami turut melakukan tinjauan lanjut, dan didapati bisa mengurangi dampak karbon sebesar 32% atau 198,2 kg karbon per bulan. Semula harga sampah sorgum hanya sebesar Rp. 350 per kilo namun ketika menjadi briket dapat dijual hingga harga Rp. 18.000 per pak, dengan kata lain pembuatan bioghum mampu menambah nilai added value limbah sorghum hingga 51 kali lipat” tutup Karin.

Dalam perhelatan GSEA 2024 di tahap penyisihan global yang dilaksanakan di Singapura pada April 2024, Karin turut dibantu oleh Haykal Sulthan Hakeem, mahasiswa Prodi Ekonomi UPER berhasil menyapu 1.400 peserta dan mengalahkan 8 finalis lainnya yang berasal dari Thailand, Jepang, Filipina dan Bangkok. Karin bersama tim berhasil melangkah menjadi perwakilan wilayah Asia Pasifik untuk berkompetisi di tahap internasional.

Prestasi cemerlang Karina turut mendapatkan perhatian dan dukungan dari Rektor UPER. Menurut Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS., capaian Karina menjadi salah satu pemantik bagi mahasiswa lainnya dalam upaya menjawab tantangan global seperti transisi energi dan menciptakan energi bersih dan terjangkau.

“Sebagai kampus yang berorientasi pada sektor teknologi dan bisnis energi serta tumbuh di lingkungan Pertamina, kegiatan belajar mengajar disesuaikan dalam tujuan keberlanjutan. Misalnya melalui peminatan Energy and Economic Sustainability di Prodi Ekonomi, mahasiswa diajarkan dalam berpikir kritis, dan berinovasi dalam menghasilkan energi yang tidak hanya ramah lingkungan namun juga dapat terjangkau bagi semua kalangan. Selain itu, kami juga melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset kolaborasi dengan industri dan ahli dan magang di industri,” jelas Prof. Wawan.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/.*/up/zul)

Post Views: 216
Tags: Inovasi Briket Ramah LingkunganMahasiswi UPERuniversitas pertaminaUper
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, 3 Srikandi UPER Juara 1 Strategi Komunikasi Krisis
HEADLINE

Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, 3 Srikandi UPER Juara 1 Strategi Komunikasi Krisis

26 Oktober 2026
Pimpin Upacara di SMPN 9 Padangsidimpuan, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan
PENDIDIKAN

Pimpin Upacara di SMPN 9 Padangsidimpuan, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan

26 Oktober 2026
10 Pemain PSMS Medan Paksa PSIS Pulang Tanpa Poin
HEADLINE

10 Pemain PSMS Medan Paksa PSIS Pulang Tanpa Poin

26 Oktober 2026
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Orang Alami Luka
HEADLINE

Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Orang Alami Luka

24 Oktober 2026
PSMS Medan vs PSIS Semarang: Eko Purdjianto Waspadai Cadenazzi
HEADLINE

PSMS Medan vs PSIS Semarang: Eko Purdjianto Waspadai Cadenazzi

24 Oktober 2026
Rekam Jejak Perjalanan Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba Jenis Ketamin di Selat Malaka
HEADLINE

Rekam Jejak Perjalanan Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba Jenis Ketamin di Selat Malaka

23 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In