• Latest
  • Trending
  • All
Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

12 Desember 2023
Bapemperda DPRD Sumut Kunjungi Pemkab Karo, Bahas Ranperda Sistem Kesehatan Daerah

Bapemperda DPRD Sumut Kunjungi Pemkab Karo, Bahas Ranperda Sistem Kesehatan Daerah

26 Januari 2026
Tim Gabungan Diturunkan untuk Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi

Tim Gabungan Diturunkan untuk Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi

26 Januari 2026
PT PLN UID Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan dengan Pelatihan Pengolahan Limbah Jagung

PT PLN UID Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan dengan Pelatihan Pengolahan Limbah Jagung

26 Januari 2026
Orangtua Bocah SD Terseret Pelaku Perampokan Beri Apresiasi ke Polisi

Orangtua Bocah SD Terseret Pelaku Perampokan Beri Apresiasi ke Polisi

26 Januari 2026
Pelaku Pencurian Seret Bocah SD di Marelan Gunakan Uang Kejahatan untuk Cicilan Motor

Pelaku Pencurian Seret Bocah SD di Marelan Gunakan Uang Kejahatan untuk Cicilan Motor

26 Januari 2026
Polsek Medan Baru Amankan 2 Pelaku Pelaku Pencurian Sparepart Sepeda Motor 

Polsek Medan Baru Amankan 2 Pelaku Pelaku Pencurian Sparepart Sepeda Motor 

26 Januari 2026
Aksi Tawuran Semakin Marak dan Berujung Anarkis, Ratusan Warga Datangi Polres Pelabuhan Belawan

Aksi Tawuran Semakin Marak dan Berujung Anarkis, Ratusan Warga Datangi Polres Pelabuhan Belawan

26 Januari 2026
Pimpin Apel Gabungan, Bupati Karo Tegaskan ASN Bijak Bermedia Sosial

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Karo Tegaskan ASN Bijak Bermedia Sosial

26 Januari 2026
Pemkab Tertibkan PKL, PSK Berkedok Oukup Marak di Karo

Pemkab Tertibkan PKL, PSK Berkedok Oukup Marak di Karo

26 Januari 2026
Praktik Perjudian di Delitua Jadi Sorotan, Kades dan Kapolsek Masih Bungkam

Praktik Perjudian di Delitua Jadi Sorotan, Kades dan Kapolsek Masih Bungkam

26 Januari 2026
Diduga Menggunakan Material Bekas, Kejatisu Diminta Periksa Proyek Rehab Aula dan Kantor Camat Patumbak

Diduga Menggunakan Material Bekas, Kejatisu Diminta Periksa Proyek Rehab Aula dan Kantor Camat Patumbak

26 Januari 2026
Brimob Polda Sumut Tuntaskan Sumur Bor dan Distribusi Air Bersih bagi Warga Hutabalang Pascabencana

Brimob Polda Sumut Tuntaskan Sumur Bor dan Distribusi Air Bersih bagi Warga Hutabalang Pascabencana

26 Januari 2026
Selasa, Januari 27, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

by Zulham
12 Desember 2023
in OLAHRAGA
Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

CEO PSPS Efendi Saputra, tengah membelakangi Manajer PSPS Edward Riansysh, kanan, Match Commisioner Bambang, dan Manajer PSMS Mulyadi Simatupang. (Istimewa)

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM).  – Laga pekan ke-13 Liga 2 musim 2023/2024 antara PSMS Medan vs PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam Deli Serdang, Sabtu (9/12/2023) sore lalu, menyisakan  pertanyaan.

Seperti diketahui, pertandingan yang berakhir imbang 0-0 tersebut sempat mengalami penundaan sekitar 32 menit lantaran tim tamu, PSPS menolak untuk bertanding.

Baca Juga

PSMS ‘Tergelincir’ di Pakansari, Telan Kekalahan 1-2 dari Garudayaksa 

Megawati Cs Kalah Lagi, Kali ini Tumbang di Tangan Bandung bjb Tandamata 

Persiraja Jadi Pecundang di Depan Fans Setianya Usai Takluk dari PSMS Medan 1-2

Alasannya, salah seorang perangkat pertandingan, wasit Ridwan Pahala disebut masih menjalani sanksi. Hal itu membuat Chief Executive Officer (CEO) PSPS, Efendi Saputra dan Manajer Edward Riansyah mengungkapkan protes dan menolak bertanding.

Namun, PSMS yang tak mau terjebak dengan situasi tersebut tetap menjalani rundown dengan masuk ke dalam lapangan untuk bertanding pada sekitar pukul 15.30 WIB sesuai jadwal.

Match Commissioner, Bambang, yang sempat tak bisa memutuskan kondisi tersebut akhirnya memanggil tim PSPS segera masuk ke lapangan untuk memulai pertandingan yang akhirnya dilakukan kick-off pukul 16.02 WIB.

Sementara, tim PSMS Medan sudah melakukan pemanasan di lapangan stadion sejak waktu awal kick-off pertandingan.

Aksi PSPS tersebut berpeluang mendapatkan sanksi. Seperti tertuang dalam regulasi, Pasal 16 tentang Pertandingan Terhenti Karena Klub Menolak Bertanding yang berbunyi ‘Apabila Pertandingan dihentikan oleh wasit sebelum berakhirnya durasi normal Pertandingan karena Klub menolak untuk melanjutkan Pertandingan atau meninggalkan lapangan permainan sebelum Pertandingan selesai, maka
Pertandingan dinyatakan selesai. LIB kemudian akan menyatakan dan memutuskan Klub lawan menang 3-0 atau apabila pada saat Pertandingan dihentikan Klub bersangkutan kalah dengan selisih gol yang lebih besar, hasil ini yang berlaku sebagai hasil akhir’ demikian isi pasal tersebut.

Kendati situasi sedikit berbeda, seperti diketahui pemain PSMS Medan sudah berada di lapangan pertandingan untuk bertanding, sementara itu, pemain PSPS baru masuk ke lapangan pertandingan pada pukul 16.02 WIB. Apalagi, tidak ada alasan force majeure yang membenarkan pertandingan tersebut ditunda atau dibatalkan.

Yang menjadi semakin aneh, setelah sebelumnya menolak bertanding hingga lebih dari 30 menit, PSPS akhirnya keluar dari ruang ganti menuju lapangan stadion untuk menggelar pertandingan. Padahal pertandingan tidak seharusnya ditunda karena alasan protes soal wasit yang memimpin pertandingan.

Tim PSPS harusnya bisa menempuh jalur pelaporan kepada PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) memprotes penugasan wasit Ridwan Pahala, sambil tetap bertanding sesuai jadwal.

Kondisi tersebut pun tak ayal berpengaruh pada psikis pemain, khususnya tuan rumah PSMS Medan. Kapten PSMS Medan, Rachmad Hidayat menyebut, aksi PSPS tersebut berpengaruh kepada dirinya dan punggawa PSMS lainnya.

“Pertandingan sulit hari ini, terlalu banyak drama. Terus sudah (saat) main pun terlalu banyak drama, banyak stop. Susah anak-anak main banyak stop, seperti ketakutan kalah mereka (PSPS),” sindir Rachmad Hidayat saat itu itu seusai pertandingan.(red)

 

 

Post Views: 127
Tags: Liga 2psmsPSPS
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

PSMS ‘Tergelincir’ di Pakansari, Telan Kekalahan 1-2 dari Garudayaksa 
HEADLINE

PSMS ‘Tergelincir’ di Pakansari, Telan Kekalahan 1-2 dari Garudayaksa 

25 Januari 2026
Megawati Cs Kalah Lagi, Kali ini Tumbang di Tangan Bandung bjb Tandamata 
HEADLINE

Megawati Cs Kalah Lagi, Kali ini Tumbang di Tangan Bandung bjb Tandamata 

23 Januari 2026
Persiraja Jadi Pecundang di Depan Fans Setianya Usai Takluk dari PSMS Medan 1-2
HEADLINE

Persiraja Jadi Pecundang di Depan Fans Setianya Usai Takluk dari PSMS Medan 1-2

19 Januari 2026
Takluk 2-3 dari JEP, Pelatih Medan Falcons Bangga dengan Performa Anak Asuhnya
HEADLINE

Takluk 2-3 dari JEP, Pelatih Medan Falcons Bangga dengan Performa Anak Asuhnya

19 Januari 2026
Proliga 2026: Megawati Cs Takluk dari Phonska Plus 3-1 
HEADLINE

Proliga 2026: Megawati Cs Takluk dari Phonska Plus 3-1 

18 Januari 2026
Proliga 2026, Medan Falcons Tirta Bhagasasi Dipecundangi Samator 2-3
HEADLINE

Proliga 2026, Medan Falcons Tirta Bhagasasi Dipecundangi Samator 2-3

18 Januari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In