SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Polres Samosir bersama Batalyon Akpol 2003 meresmikan Sumur Bor di Dusun 1 Desa Sianting-anting Pangururan Kabupaten Samosir, yang menjadi harapan panjang masyarakat untuk mendapatkan air bersih.
Acara merupakan hasil kerjasama antara Polres Samosir dan Batalyon Akpol 2003 guna mendukung kesejahteraan masyarakat setempat, Kamis (12/10/2023) di Pangururan.
Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman yang langsung memimpin kegiatan tersebut, juga Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Widia Hardiman, Camat Pangururan, Kepala Desa Sianting-anting, pemilik tanah yang menghibahkan lahan dan warga Dusun I Desa Sianting-anting.
Kegiatan di awali doa bersama yang dilanjutkan dengan peresmian Sumur Bor oleh Kapolres.
Camat Pangururan Robintang Naibaho mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan Sumur Bor ini. Ia menyatakan bahwa Sumur Bor ini adalah hadiah berharga bagi masyarakat Sianting-anting, yang selama ini berjuang untuk mendapatkan akses air bersih. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan sumur bor ini dengan bijak.
Kepala Desa Sianting-anting, Nimrot Sitanggang mewakili pemerimtah desa menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ini.
Kapolres menyampaikan, bahwa peresmian Sumur Bor ini adalah salah satu program bakti sosial yang dilakukan oleh lulusan Akpol 2023 Batalyon Tantya Sudhirajati. Mereka telah aktif dalam membantu berbagai sektor masyarakat, termasuk kepada kaum disabilitas dan korban longsor di Desa Siboro.
Berharap bahwa Sumur Bor ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Sianting-anting dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam upaya memajukan dan menjaga keamanan desa mereka.
“Sumur Bor ini terwujud berkat kerelaan pemilik tanah Torang Nainggolan, yang telah menghibahkan lahan seluas 3 X 3 Meter kepada pemerintah desa menjadi lokasi sumur bor untuk kebaikan masyarakat. Air Sumur Bor ini akan menjadi penopang kehidupan bagi 29 kepala keluarga di Dusun I Desa Sianting-anting Pangururan Samosir,” ujar Kapolres mengakhiri. (JB Rumapea)