MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa melakukan peninjauan langsung terhadap kedatangan Kapal ADRI 48 yang membawa berbagai perlengkapan TNI AD serta bantuan penanggulangan bencana alam.
Kapal tersebut sandar di Pelabuhan Belawan, Terminal 203, pada Minggu, 18 Januari 2026.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam memastikan kesiapan logistik dan peralatan pendukung, baik untuk kebutuhan satuan maupun untuk membantu percepatan penanganan bencana di sejumlah wilayah yang terdampak.
Kehadiran Pangdam di lokasi juga bertujuan memastikan seluruh proses bongkar muat berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana distribusi.
Kapal ADRI 48 diketahui membawa muatan yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni bekal TNI AD dan bekal bantuan bencana alam yang sangat dibutuhkan di lapangan.
Untuk bekal TNI AD, kapal ini mengangkut perlengkapan Kapsussatlap yang akan digunakan oleh Yonif 122/Tombak Sakti. Perlengkapan tersebut terdiri dari:
Ransel pelepas cepat sebanyak 450 buah yang dirancang untuk mendukung mobilitas prajurit dalam berbagai kondisi medan,
Tactical Angelhead Flash sebanyak 150 unit sebagai perlengkapan penerangan taktis dalam pelaksanaan tugas.
Selain perlengkapan militer, Kapal ADRI 48 juga membawa bekal bantuan bencana alam dalam jumlah besar. Bantuan ini mencakup alat berat dan sarana pendukung yang dinilai sangat krusial dalam proses evakuasi, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan pascabencana, antara lain:
6 unit excavator Komatsu,
2 unit buldoser,
2 set jembatan Armco untuk membuka kembali akses transportasi,
2 set alat bor air guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak,
8 set bencek dan baut sisi topang jembatan Bailey sebagai komponen pendukung pembangunan jembatan darurat,
Serta bantuan sembako berupa air mineral, biskuit Biskuat, dan Pop Mie untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam keterangannya di sela-sela peninjauan, Pangdam I/BB menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan yang dibawa Kapal ADRI 48 dapat segera dimanfaatkan dan didistribusikan secara tepat sasaran.
“Hari ini saya ingin memastikan bahwa semua barang-barang yang dibawa oleh Kapal ADRI 48, baik bekal TNI AD maupun bantuan bencana alam, benar-benar siap disalurkan dan digunakan sesuai peruntukannya,” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, keterlibatan TNI AD dalam penanganan bencana merupakan bentuk nyata komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan situasi sulit.
Pangdam juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang terdampak bencana agar tetap kuat dan tidak kehilangan harapan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan serta doa demi kelancaran proses penyaluran bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan mendukung upaya TNI AD dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. TNI AD akan terus bekerja keras, bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk membantu dan melayani masyarakat hingga kondisi kembali pulih,” tegasnya.
Dengan kedatangan Kapal ADRI 48 ini, diharapkan proses penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan TNI AD dalam menjalankan tugas kemanusiaan.(rel/abi)



























