• Latest
  • Trending
  • All
Tanam Harapan di Tengah Beton: UPER Hadirkan Urban Farming yang Ramah Lingkungan

Tanam Harapan di Tengah Beton: UPER Hadirkan Urban Farming yang Ramah Lingkungan

30 Oktober 2025
Pemkab Langkat Respon Cepat Aspirasi Warga Besitang Terdampak Banjir

Pemkab Langkat Respon Cepat Aspirasi Warga Besitang Terdampak Banjir

30 Maret 2026
Halal Bi Halal, Bupati Ajak Perkuat Sinergi Bangun Langkat

Halal Bi Halal, Bupati Ajak Perkuat Sinergi Bangun Langkat

30 Maret 2026
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Ditangkap  Ini Kata Polda Sumut

Mantan Kepala BNI Aek Nabara Ditangkap Ini Kata Polda Sumut

30 Maret 2026
Bupati Langkat Ajak ASN Fokus Bangun Ketenagakerjaan Usai Idul Fitri

Bupati Langkat Ajak ASN Fokus Bangun Ketenagakerjaan Usai Idul Fitri

30 Maret 2026
Respons Aduan Warga, Polsek Medan Tembung Cek Lokasi Dugaan Judi di Sei Rotan

Respons Aduan Warga, Polsek Medan Tembung Cek Lokasi Dugaan Judi di Sei Rotan

30 Maret 2026
Polsek Pancur Batu Cek Lokasi Dugaan Judi di Desa Baru, Hasilnya Nihil

Polsek Pancur Batu Cek Lokasi Dugaan Judi di Desa Baru, Hasilnya Nihil

30 Maret 2026
Kabag SDM Polres Padang Lawas Motivasi Pelajar SMA Taruna Bangsa Sibuhuan

Kabag SDM Polres Padang Lawas Motivasi Pelajar SMA Taruna Bangsa Sibuhuan

30 Maret 2026
Pelayanan Pasca Libur, KUA Medan Perjuangan Suguhkan Kue Lebaran

Pelayanan Pasca Libur, KUA Medan Perjuangan Suguhkan Kue Lebaran

30 Maret 2026
Pasca Lebaran, Kunjungan Pasien RSUP H. Adam Malik Relatif Stabil

Pasca Lebaran, Kunjungan Pasien RSUP H. Adam Malik Relatif Stabil

30 Maret 2026
Laga Sengit Indonesia vs Bulgaria Tersaji Malam Ini: Pembuktian John Herdman

Laga Sengit Indonesia vs Bulgaria Tersaji Malam Ini: Pembuktian John Herdman

30 Maret 2026
Acara Halalbihalal Desa di Batang Viral dengan Aksi Wanita Joget Setengah Bugil

Acara Halalbihalal Desa di Batang Viral dengan Aksi Wanita Joget Setengah Bugil

30 Maret 2026
Oknum Jaksa Todongkan Pistol Masih Berkeliaran, Korban Diteror OTK dan Hilang Pekerjaan

Oknum Jaksa Todongkan Pistol Masih Berkeliaran, Korban Diteror OTK dan Hilang Pekerjaan

30 Maret 2026
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Tanam Harapan di Tengah Beton: UPER Hadirkan Urban Farming yang Ramah Lingkungan

by Ratih
30 Oktober 2025
in ADVERTORIAL, TEKNOLOGI
Tanam Harapan di Tengah Beton: UPER Hadirkan Urban Farming yang Ramah Lingkungan

Kegiatan PkM Tim Universitas Pertamina yang dilakukan oleh dosen beserta mahasiswa di pertanian modern PagiFarm, Bogor, Jawa Barat. [Ist]

FacebookWhatsappTelegram

BOGOR (HARIANSTAR.COM) – Kota-kota besar seperti Jakarta menghadapi tekanan pangan akibat pertumbuhan penduduk, keterbatasan ruang hijau, dan ketergantungan tinggi pada pasokan luar kota.

FAO (Food and Agriculture Organization of the United Nations) mencatat bahwa secara global terdapat 200 juta urban farmers yang memasok pangan bagi 700 juta orang, dan di Asia sekitar 50 persen rumah tangga urban memanfaatkan pertanian kota untuk menekan biaya hidup.

Baca Juga

Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!   

Rapat Data Pertanian, Karo Siap Kembangkan Teknologi AI

Indosat Pastikan Jaringan di Aceh Aman Selama Ramadan, Hadirkan Program Surau Berdaya

Kondisi ini memperlihatkan bahwa urban farming berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan perkotaan.

Untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus menghadirkan teknologi energi bersih, Universitas Pertamina melalui Program Studi Teknik Elektro dan Manajemen mengembangkan konsep urban farming berkelanjutan berbasis energi surya dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pagifarm, salah satu komunitas pertanian kota di Bogor yang fokus pada produksi sayuran hidroponik.

Selama ini, Pagifarm menghadapi tantangan tingginya biaya listrik untuk pompa, aerasi, dan pencahayaan yang berjalan hampir sepanjang hari.

Sistem urban farming berbasis energi terbarukan ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban operasional, tetapi juga menjadi rujukan bagi praktik pertanian kota yang efisien dan ramah lingkungan.

Urban farming sendiri merupakan praktik pertanian modern yang efisien, namun masih menghadapi tantangan tingginya konsumsi listrik.

Kementerian Pertanian (2024) mencatat bahwa meski pertanian urban tumbuh 23 persen dalam lima tahun terakhir, sebagian besar masih mengandalkan listrik konvensional yang berbiaya tinggi.

“Meskipun mampu meningkatkan ketahanan pangan, pertanian urban masih dinilai boros secara ekonomis karena penggunaan energi yang besar. Hal inilah yang mendorong kami menghadirkan solusi berbasis energi surya agar pertanian modern menjadi lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Dr. Soni Prayogi, M.Si., Ketua Pelaksana PkM Urban Farming Universitas Pertamina.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Universitas Pertamina yang terdiri atas Dr. Soni Prayogi, M.Si., Dr. Eng. Muhammad Abdillah, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Elektro, serta Arif Murti R., Ph.D. dari Program Studi Manajemen, bersama mahasiswa lintas program studi, merancang dan memasang sistem PLTS berkapasitas 1.000 Wp pada instalasi hidroponik Pagifarm.

Sistem yang terdiri dari empat panel surya 250 Wp, inverter hybrid, dan baterai penyimpanan energi ini memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan untuk operasional harian kebun hidroponik.

“Pemanfaatan PLTS menekan konsumsi listrik dari PLN hingga 70 persen, dengan penghematan biaya operasional sekitar Rp250.000–Rp300.000 per bulan.

Sistem ini juga dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) untuk kendali otomatis dan pemantauan real-time melalui aplikasi Android,” tambah Dr. Soni.

Selain instalasi teknologi, Tim UPER juga memberikan modul pelatihan, SOP operasional, dan dashboard digital yang membantu Pagifarm mencatat produksi, memantau konsumsi energi, dan mengelola kebun secara lebih terstruktur.

Teknologi energi surya dan otomatisasi ini terbukti meningkatkan produktivitas tanaman hingga 10–15 persen, dengan siklus panen lebih cepat serta pemeliharaan yang lebih efisien.

Untuk keberlanjutan program, Tim UPER merencanakan peningkatan kapasitas PLTS menjadi 1.500–2.000 Wp, termasuk penambahan sistem pencahayaan pembibitan dan sensor kelembapan tanah guna meningkatkan presisi monitoring.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat efisiensi energi sekaligus meningkatkan produksi pangan di skala komunitas.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., mengapresiasi inovasi tersebut sebagai wujud nyata kontribusi kampus dalam menghadirkan solusi teknologi ramah lingkungan bagi masyarakat.

“Inovasi yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa ini mencerminkan nilai Universitas Pertamina sebagai kampus berbasis teknologi dan bisnis energi. Melalui kolaborasi lintas disiplin, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya mempermudah aktivitas masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan. Program ini sejalan dengan peminatan di Teknik Elektro seperti Automation and IoT serta Electrical Sustainable Energy,” tutup Prof. Wawan.

 

 

 

Post Views: 345
Tags: BogorPagifarmPkMRamah Lingkunganuniversitas pertaminaUperUrban Farming
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!    
HEADLINE

Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!   

26 Maret 2026
Rapat Data Pertanian, Karo Siap Kembangkan Teknologi AI
NUSANTARA

Rapat Data Pertanian, Karo Siap Kembangkan Teknologi AI

18 Maret 2026
Indosat Pastikan Jaringan di Aceh Aman Selama Ramadan, Hadirkan Program Surau Berdaya
NUSANTARA

Indosat Pastikan Jaringan di Aceh Aman Selama Ramadan, Hadirkan Program Surau Berdaya

10 Maret 2026
‘Cilor Mau Cilor?’ Mendadak Viral di Medsos, Apa Artinya? 
HEADLINE

‘Cilor Mau Cilor?’ Mendadak Viral di Medsos, Apa Artinya? 

19 Februari 2026
Alami Gangguan Secara Global, Ada Apa dengan YouTube?
HEADLINE

Alami Gangguan Secara Global, Ada Apa dengan YouTube?

18 Februari 2026
Besok, Gerhana Matahari Cincin, Dimana Bisa Melihatnya?
HEADLINE

Besok, Gerhana Matahari Cincin, Dimana Bisa Melihatnya?

16 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In