DELISERDANG (HARIANSTAR.COM) – Pekerjaan proyek pengaspalan Pembangunan Ruas Jalan besar Namorambe – Desa Delitua -batu penjemuran Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang, oleh rekanan CV Razasa Agung menuai sorotan dari elemen masyarakat.
Pasalnya, sesuai LPSE Kabupaten Deli Serdang kode 000.3.2/12923.1 bahwa proyek APBD tahun anggaran 2025 dengan nilai kontrak RP 4.845.443.000,00-dimenangkan CV Razasa Agung, terlihat pengerjaannya terkesan asal jadi.
Hal ini tampak dari hasil pengaspalan yang sudah dilakukan terlihat bergelombang, bahkan tidak rata dan terkesan asal-asalan dan hanya membuang uang rakyat saja.
Salah satu warga J Saragih yang melintas menilai pengerjaan proyek aspal tersebut tak sesuai karena masih bergelombang dan tidak sesuai spek yang sudah ada dan yang lebih heran lagi pengaspalan jalan tersebut ketebalanya hanya berkisar 5 cm.
Belum lagi di beberapa ruas badan jalan terlihat aspal yang pecah.
“Aspalnya tidak mengikat dengan baik sehingga permukaan badan jalan tidak rata atau kasar,” sebut J Saragih yang juga ketua organisasi kemasyarakatan di salah satu desa di kecamatan namorambe Kabupaten Deli Serdang, Rabu (7/1/2026).
“Hal ini seakan-akan pihak yang mengerjakan tidak memikirkan hasil proyek dan hanya ingin mendapatkan keuntungan semata, kami sangat kecewa dengan Dinas terkait dan pihak yang melakukan pengerjaan proyek ini,” sambungnya.
Lanjutnya, awalnya sangat bersyukur karena jalan tersebut memang sangat rusak parah dan kemudian dibenahi, namun sangat disayangkan kemudian rusak lagi.
“Jujur saya merasa sangat kecewa dengan hasil proyek tersebut. Tolong pihak berwajib supaya hal ini ditindak lanjuti karena diduga ada indikasi korupsi dalam pengerjaan proyek tersebut sedangkan uang yang digunakan adalah uang rakyat,” harap J Saragih.
Sementara, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Deli Serdang Janso Sipahutar ST.MT ketika dikonfirmasi media ini lewat pesan WhatsApp, Minggu (06/01/2026) sekira pukul 11.00 WIB, perihal pengerjaan proyek, hingga berita ini diturunkan belum menjawab. (Edi)



























