![]() |
| Plh Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Taufik Ririansyah (kiri) |
MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Memasuki usianya yang ke 95 tahun di tahun 2023 ini RSUD dr Pirngadi yang merupakan rumah sakit milik Pemko Medan terus melakukan berbagai upaya dan terobosan, inovasi guna memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kota Medan.
Guna memenuhi harapan masyarakat Kota Medan agar rumah sakit ini memberikan pelayanan yang lebih baik, maka Wali Kota Medan Bobby Nasution terus berupaya mendukung dari sisi tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit agar semakin baik. Bahkan ia berkomitmen agar rumah sakit yang pernah menjadi kebanggaan dan primadona di Medan ini kembali menjadi pilihan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Untuk itu RSUD Dr Pirngadi Medan harus membuat dan memperbaiki banyak hal, ide, inisatif maupun terobosan seperti peralatan medis yang semakin modren dan canggih. Dengan didukung ketersedian tenaga medis/spesialis yang cukup.
Masyarakat berharap dengan semangat Kolaborasi Medan Berkah, di HUT nya yang ke 95 ini, RSUD dr Pirngadi lebih mengutamakan keselamatan dan kesembuhan pasien dengan pelayanan prima dan program pelayanan Medan Medical Tourism.
Beberapa waktu lalu dalam kunjungannya ke RS Pirngadi, Wali Kota Medan Bobby menekankan dan mengingatkan agar rumah sakit Pirngadi benar benar menjadikannya sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi seluruh pasien. “Kepada seluruh jajaran RSUD dr Pirngadi Medan teruslah berkarya. Semangat kolaborasi Medan Berkah lebih mengutamakan kesembuhan pasien lewat pelayanan prima dn mensukseskan wisata medis,’ harap Bobby.
Menindaklanjuti hal itu sekaligus menyambut HUT ke 95 RSUD dr Pirngadi Medan, Plh Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Taufik Ririansyah menyampaikan, upaya utama yang dilakukan sesuai pesan Pak Wali Kota yaitu Medan Berkah adalah melayani masyarakat. Apalagi saat ini sudah dicanangkan Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat yang berobat dapat mengakses pelayanan kesehatan.
Dirinya menginginkan RS Pirngadi menjadi rumah sakit yang profesional dan mampu melayani masyarakat lebih baik lagi ke depannya. Profesional menangani pasien yang khusus seperti medical tourisem, gigi dan mulut. “Kita punya kekhususan yang punya banyak tenaga ahli gigi dan mulut. Profesional dalam menangani diagnosa Hemodialisa dan pelayanan lainnnya secara paripurna,” ujarnya.
Maka, untuk meningkatkan profesioanl ini, lanjutnya, maka setiap Staf Medis Fungsional (SMF) membuat inovasi seperti bagian Hemodialisa membuat pasien nyaman tanpa ribet dalam birokrasi, mengupayakan antar jemput pasien sehingga tidak terlalu lama antri. Perlahan lahan akan ditingkatkan apabila program ini berhasil, tujuannya agar pasien nyaman dan terlayani dengan baik dan akan menyampaikan kepada yang lainnya.
Selain itu, Taufik menyampaikan adanya program lain seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar tidak terjadi penumpukan dibuat ruangan khusus. Dengan begitu ketika pasien, setelah ditangani walaupun birokrasinya belum selesai akan ditempatkan di ruangan tersebut. “Sehingga IGD masih bisa menampung pasien lainnya dan pada rawat inap transisi nanti akan diisi pasien pasien yang belum selesai administrasi, tidak mengganggu pelayanan pasien lainnya,” katanya.
Menyikapi permasalahan yang sering terjadi yaitu keluhan pasien selain di IGD juga di ruang rawat inap Kelas 3. Taufik mengatakan untuk di Kelas 3 akan terus meningkatkan fasilitas pelayanan karena disitu jumlah pasiennya lebih banyak dari pada di ruangan. “Saat ini kita lakukan di infrastrukturnya didalam dan bagaimana secara profesional meningkatkan kenyamanan seperti di toilet, perawat dilatih bagaimana melaksanakan service excellent dan punya etika dalam pelayanan. Kita berlakukan jam berkunjung keluarga pasien 1 orang sehingga pelayanan lebih maksimal kedepan,” jelas Taufik.
Sementara untuk kolaboarsi kesehatan dalam Medan Berkah, pihaknya saat ini berkolaborasi dengan dinas terkait melalui dinas kesehatan, salah satunya jeput bola, berhubungan dengan Puskesmas yang berhubungan dengan kelurahan dan kecamatan dan menskrening dan menjangkau pasien yang tidak terjangkau selama ini, agar bisa diarahkan kalau penyakit yang susah dan tidak bisa diobati, dirujuk ke RS Pirngadi.
“Contohnya katarak yang usia diatas 50 tahun masih banyak di Medan, tapi belum tentu bisa dijangkau. Kita di Pirngadi ini berharap katarak bisa dijangkau melalui Puskesmas. Karena itu salah satu penyakit mata dan ditanggung BPJS dan bisa juga jadi UHC untuk operasi katarak itu dgn indikasi karena dia salah satiu penyakit. Itulah salah satu bentuk kolaborasi kita juga dengan yang lainnya. Termasuk saat ini kita kolaborasi dengan dinas Dukcapil untuk data kependudukan pasien yang bermaslah disini, begitu juga dengan Dinas Sosial terhadap pasien yang unregister jadi kita bisa memprosesnya,” terang Taufik.
“95 tahun RS Pirngadi dengan temanya RSUD dr Pirngadi berinovasi untuk Medan bergerak dan berkolaborasi. Jadi kata inti berinovasi, bergerak dan berkolaborasi yang kita fokuskan disini agar terjadi perubahan yan bisa membuat pelayanan lebih profesional dan mumpuni kedepannya,” katanya .
Ia berharap kepada masyarakat Medan, saat ini agar percaya kepada pelayanan kami dan kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan janji layanan kami lebih baik kedepannya, dan kami akan memberikan pelayanan yang lebih beretika kedepannya.
Rumah Sakit Pirngadi didirikan tanggal 11 Agustus 1928 oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan nama “GEMENTA ZIEKEN HUIS’ yang peletakan batu pertamanya dilakukan seorang ocah berumur 10 tahun bernama Maria Constanta Macky anak dari Wali Kota Medan saat itu dan diangkat sebagai Direktur Dr W. Bays.
Selanjutnya dengan masuknya Jepang ke Indonesia tahun 1942, rumah sakit ini diambil dan berganti nama dengan “SYURITSU BYUSONO INCE’ dan direkturnya putra Indonesia Dr Raden Pirngadi Gonggo Putro, yang akhirnya menjadi nama rumah sakit ini.
Rumah sakit yang terletak di Jalan Prof. HM. Yamin SH Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur Kota Medan ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Medan. (Zul)



























