• Latest
  • Trending
  • All
Kakortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi LPEI, Kerugian Negara Capai Rp711 Miliar

Kakortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi LPEI, Kerugian Negara Capai Rp711 Miliar

15 Februari 2025
Tortor Sambut Kedatangan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumut di MAN Taput

Tortor Sambut Kedatangan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumut di MAN Taput

28 Februari 2026
Polsek Kutabuluh Bersama Forkopimcam Gelar Gotong Royong di Desa Si Abang Abang

Polsek Kutabuluh Bersama Forkopimcam Gelar Gotong Royong di Desa Si Abang Abang

28 Februari 2026
Bupati Langkat Pimpin Safari Ramadan di Sei Lepan

Bupati Langkat Pimpin Safari Ramadan di Sei Lepan

28 Februari 2026
Spektakel Lidah Gen Z, Ruang Kreatif untuk Mendekatkan Anak Muda dengan Rempah

Spektakel Lidah Gen Z, Ruang Kreatif untuk Mendekatkan Anak Muda dengan Rempah

28 Februari 2026
ASB Soroti Kekerasan terhadap Perempuan Pembela HAM, Dorong Perlindungan dan Solidaritas

ASB Soroti Kekerasan terhadap Perempuan Pembela HAM, Dorong Perlindungan dan Solidaritas

28 Februari 2026
Arsenal Diprediksi Juarai Liga Champions Versi Opta

Arsenal Diprediksi Juarai Liga Champions Versi Opta

28 Februari 2026
Viral! Link Video Ukhti Pakai Mukena Pink Tanpa Sensor, Aksinya Bikin Khilaf

Viral! Link Video Ukhti Pakai Mukena Pink Tanpa Sensor, Aksinya Bikin Khilaf

28 Februari 2026
2000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad, Intip Materi yang Disiapkan Korps Marinir!

2000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad, Intip Materi yang Disiapkan Korps Marinir!

28 Februari 2026
PSMS Medan Siap ‘Nodai’ Rekor Kandang Bekasi City

PSMS Medan Siap ‘Nodai’ Rekor Kandang Bekasi City

27 Februari 2026
Jalani Mediasi di Polrestabes Medan, Ketua Srikandi GIAN Ungkap Tak Temui Jalan Tengah : Proses Berlanjut!

Jalani Mediasi di Polrestabes Medan, Ketua Srikandi GIAN Ungkap Tak Temui Jalan Tengah : Proses Berlanjut!

27 Februari 2026
Wapres AS: Iran Tak Diizinkan Miliki Senjata Nuklir

Wapres AS: Iran Tak Diizinkan Miliki Senjata Nuklir

27 Februari 2026
IM3 Wujudkan Transparansi Program Loyalitas, Grand Prize IMPoin Diserahkan di Medan

IM3 Wujudkan Transparansi Program Loyalitas, Grand Prize IMPoin Diserahkan di Medan

27 Februari 2026
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kakortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi LPEI, Kerugian Negara Capai Rp711 Miliar

by Yunsigar
15 Februari 2025
in HEADLINE, NASIONAL
Kakortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi LPEI, Kerugian Negara Capai Rp711 Miliar

(Foto : HumasPolri/dok)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipidkor) terus mendalami kasus dugaan korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada periode 2012-2016.

Penyidik kini fokus mengumpulkan alat bukti guna menetapkan tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Baca Juga

Arsenal Diprediksi Juarai Liga Champions Versi Opta

Viral! Link Video Ukhti Pakai Mukena Pink Tanpa Sensor, Aksinya Bikin Khilaf

2000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad, Intip Materi yang Disiapkan Korps Marinir!

“Kalau dilihat dari hasil sementara, kami kuat bahwa ada indikasi korupsi. Namun, kami juga mencari siapa yang dapat dimintai pertanggungjawaban dalam perkara ini,” ujar Kakortas Tipidkor Polri Irjen Cahyono Wibowo kepada wartawan, Jumat (14/2/2025) dikutip dari laman Humas Polri.

Cahyono menjelaskan, penyidik telah menggelar perkara pekan lalu. Berdasarkan temuan awal, tindak pidana yang terjadi tidak hanya sebatas korupsi, tetapi juga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kedua unsur pidana ini telah naik ke tahap penyidikan.

“Kasus ini terkait dengan pemberian fasilitas pembiayaan kepada PT Maxima Inti Finance (PT MIF). Kerugiannya sekitar Rp600-an miliar lebih atau setara dengan 43 juta dolar AS,” ungkap Cahyono.

Guna memperkuat proses penyidikan, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kami akan terus memperbarui perkembangan kasus ini. Proses penanganannya akan disampaikan lebih lanjut,” tambahnya.

Pengusutan perkara ini bermula dari temuan adanya penyimpangan dalam pemberian pembiayaan oleh LPEI kepada PT Duta Sarana Technology (PT DST) dan PT Maxima Inti Finance (PT MIF) pada periode 2012-2016. Dana yang disalurkan tidak digunakan sesuai dengan tujuan awal, sehingga berujung pada kerugian negara yang sangat besar.

Wakakortas Tipidkor Polri Brigjen Arief Adiharsa mengungkapkan bahwa dugaan korupsi terjadi pada 2012-2014. Saat itu, LPEI menyepakati pembiayaan kepada PT DST. Namun, dalam prosesnya diduga terjadi penyimpangan dalam pemberian kredit.
Pinjaman yang dikucurkan tidak digunakan sesuai peruntukan, sehingga menyebabkan kredit macet sebesar Rp45 miliar dan 4,125 juta dolar AS. Untuk mencari solusi atas kredit macet tersebut, PT DST melakukan rapat direksi dan menyepakati penggunaan skema novasi, dengan menunjuk PT MIF sebagai pihak yang mengambil alih kredit.

“PT MIF kemudian menjadi debitur LPEI dan mendapatkan pembiayaan, yang sebagian dipakai untuk kepentingan novasi tersebut,” jelas Arief.

Namun, dalam prosesnya, skema novasi ini diduga dilakukan secara tidak sesuai ketentuan, sehingga seolah-olah PT DST telah melunasi utangnya. Berdasarkan kesepakatan tersebut, LPEI kembali mengucurkan dana kepada PT MIF hingga mencapai 47,5 juta dolar AS. Namun, proses pencairan kredit ini juga diduga tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Hasil pencairan kredit yang diterima PT MIF dari LPEI digunakan untuk melunasi utang PT DST sebesar 9 juta dolar AS, serta sejumlah kepentingan lain yang tidak sesuai dengan perjanjian.

“Akibatnya, pada tahun 2022 PT MIF dinyatakan pailit dan tidak mampu melunasi seluruh kewajiban utangnya kepada LPEI sebesar 43,6 juta dolar AS atau setara dengan Rp711 miliar. Jumlah ini menjadi bagian dari kerugian negara yang sangat besar,” pungkas Arief. (YS)

Post Views: 82
Tags: Capai Rp711 MiliarKakortas TipidkorKerugian NegaraKorupsi LPEIUsut Dugaan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Arsenal Diprediksi Juarai Liga Champions Versi Opta
HEADLINE

Arsenal Diprediksi Juarai Liga Champions Versi Opta

28 Februari 2026
Viral! Link Video Ukhti Pakai Mukena Pink Tanpa Sensor, Aksinya Bikin Khilaf
HEADLINE

Viral! Link Video Ukhti Pakai Mukena Pink Tanpa Sensor, Aksinya Bikin Khilaf

28 Februari 2026
2000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad, Intip Materi yang Disiapkan Korps Marinir!
HEADLINE

2000 ASN Bakal Jalani Latihan Komcad, Intip Materi yang Disiapkan Korps Marinir!

28 Februari 2026
PSMS Medan Siap ‘Nodai’ Rekor Kandang Bekasi City
HEADLINE

PSMS Medan Siap ‘Nodai’ Rekor Kandang Bekasi City

27 Februari 2026
Jalani Mediasi di Polrestabes Medan, Ketua Srikandi GIAN Ungkap Tak Temui Jalan Tengah : Proses Berlanjut!
HEADLINE

Jalani Mediasi di Polrestabes Medan, Ketua Srikandi GIAN Ungkap Tak Temui Jalan Tengah : Proses Berlanjut!

27 Februari 2026
Wapres AS: Iran Tak Diizinkan Miliki Senjata Nuklir
HEADLINE

Wapres AS: Iran Tak Diizinkan Miliki Senjata Nuklir

27 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In