MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumatera Utara menggelar kegiatan temu ramah dan buka puasa bersama bertajuk “Merangkul Keberkahan Ramadan Bersama Sahabat Disabilitas” di Kota Medan. Kegiatan ini menghadirkan anak-anak disabilitas dari Rumah Ceria Medan serta sejumlah komunitas difabel lainnya dalam rangkaian program Ramadan Inklusi, Kamis (12/3)
Kepala Perwakilan BMM Sumut, Budi Syahputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi sahabat difabel agar dapat merasakan kebersamaan di bulan Ramadan.
“Sejak tahun lalu kami memang mengkhususkan program Ramadan Inklusi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan akses dan kemudahan bagi teman-teman difabel,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah peserta difabel juga diajak mengikuti rangkaian aktivitas belanja kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan. “Sepuluh anak yatim tuna rungu kita berikan kesempatan memilih langsung kebutuhan mereka untuk menjelang hari raya. Program belanja yatim ini sering kami hadirkan, kali ini spesial untuk anak-anak yatim tuna rungu,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga turut melibatkan berbagai komunitas yang bergerak di bidang pemberdayaan difabel di Kota Medan, di antaranya Rumah Difabel Berdaya, Rumah Ceria Medan, ITMI, Pertuni, HWDI, PPDI, dan masyarkat difabel dari kalangan umum.
Budi menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menghadirkan rasa percaya diri bagi para peserta.
“Tadi adik-adik kita dari tuna rungu sudah kami ajak belanja kebutuhan Lebaran. Mereka memilih sendiri barang yang ingin dibeli dan Alhamdulillah sangat antusias,” katanya.
Selain kegiatan berbagi kebahagiaan Ramadan, BMM Sumut juga menjalankan program pemberdayaan bagi sahabat difabel, termasuk pelatihan keterampilan di bidang digital.
“Beberapa teman difabel yang kami bina bahkan sudah memiliki kompetensi di bidang media sosial dan menjadi admin spesialis media sosial,” tambahnya.
Ketua panitia kegiatan, Rizki Ardhani Situmorang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sahabat difabel selama Ramadan.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri bagi teman-teman difabel bahwa mereka adalah bagian penting dari
masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini juga diikuti oleh 43 penerima manfaat dari berbagai komunitas difabel yang terdiri dari penyandang tuna netra, tuna daksa, tuna rungu,di Kota Medan.
Salah satu penerima manfaat, Saipul Daulay, yang merupakan penyandang tuna netra mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa senangnya karena dapat merasakan kebersamaan sekaligus mendapatkan bantuan menjelang Hari Raya.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Terima kasih kepada Baitulmaal Muamalat yang telah mengajak kami berbuka puasa bersama dan memberikan perhatian kepada teman-teman difabel. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami karena membuat kami merasa diperhatikan dan semakin percaya diri,” ujar Saipul Daulay.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena dapat membuka peluang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas, termasuk dalam hal kesempatan kerja.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Terima kasih kepada Baitulmaal Muamalat yang telah mengajak kami berbuka puasa bersama dan memberikan perhatian kepada teman-teman difabel. Kami juga berharap kegiatan atau forum seperti ini bisa terus ada sehingga teman-teman disabilitas lebih mudah mendapatkan kesempatan kerja dan diterima di dunia kerja,” ujar Saipul Daulay.
Dalam kesempatan tersebut juga, BMM menggelar diskusi hangat dengan beberapa mitra stakeholder yang hadir. Maya Kartika Sari, yang mewakili RSU Sufina Aziz Kota Medan, menjelaskan bahwa kerjasama yang dibangun dengan BMM memang memiliki fokus ke sahabat disabilitas.
“Kami sudah beberapa kali bergerak dengan BMM untuk membantu sahabat disabilitas dalam pemenuhan kebutuhan mereka, seperti kebutuhan kruk, bantuan sembako. Kita harap ini bisa terus dilanjutkan, salah satunya bisa kita gagas sunat massal khusus masyarakat dhuafa dari sahabat disabilitas,” kata Maya. (RED)



























