KARO (HARIANSTAR.COM) – Masyarakat Tanah Karo, khususnya di sekitar Kecamatan Tiga Panah dan Merek, mengaku resah dengan maraknya praktik perjudian jenis “ikan-ikan” serta indikasi peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah mereka.
Informasi yang diterima, Jumat (7/11/2025), menyebutkan bahwa lokasi perjudian jenis ikan-ikan berada di beberapa titik, antara lain di Jalan Besar Merek–Saribudolok tepatnya di sekitar Yayasan Yapim, Simpang SMP Negeri 1 Merek, serta di Jalan Besar Merek–Dairi, tepatnya di sejumlah ruko di kawasan tersebut.
Sejumlah warga mengaku heran karena aktivitas perjudian itu tetap berlangsung meski sering terlihat petugas kepolisian melintas di sekitar lokasi.
“Kami sering melihat polisi lewat, Bang, tapi permainan ikan-ikan masih tetap jalan,” ujar BS. Trg (47), warga setempat, kepada kru media ini, Jumat (7/11/2025).
Warga lainnya bermarga Simarmata berharap agar Pemerintah Kabupaten Karo bersama aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas untuk menutup lokasi perjudian dan menindak peredaran narkoba.
“Saat ini ekonomi sulit, harga hasil pertanian juga turun. Kalau ada judi dan narkoba, masyarakat makin hancur. Kami berharap pemerintah dan polisi segera menutup semua itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Tiga Panah AKP Dedi Ginting yang dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 09.44 WIB, belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (RED)



























