(Foto : FK)
MEDAN (HARIANSTAR.COM) -(( Nasib malang dialami oleh Suherman yang tak menyangka niat baiknya memberikan tempat tinggal kepada W alias D menjadi musibah bagi dirinya.
Pasalnya, isi rumahnya yang beralamat di Jalan Suasa Selatan Pasar III B, Gang Kabul, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli ludes diduga dicuri oleh orang ditolongnya tersebut.
Pria yang berusia 29 tahun ini mengatakan, kalau ia dan W sudah saling kenal, dan sering menanyakan kabar melalui via Facebook dan WhatsApp.
“Awalnya si W menghubungi saya akan berkunjung ke rumah saya, tepat pada tanggal 21 Mei 2023 dia sampai Medan dan ia berencana beberapa hari menginap dirumah saya, esok harinya saya ditelfon oleh keluarga yang berada di Lima Puluh untuk segera datang kesana, saya sampaikan prihal tersebut kepada W, dan ia mengatakan untuk tinggal dirumah saya sekaligus menjaganya sampai saya balik dari Lima Puluh,” kata Suherman kepada Harianstar.com, Kamis (1/6/2023).
Niat baik W untuk menjaga rumah Suherman disambut baik olehnya.
“Saya sedikit pun tidak ada curiga dengannya, karena rumah orangtua dari kami masing-masing bertetangga di Lima Puluh, dan tepat pada tanggal 23 saya berangkat ke Lima Puluh” jelasnya.
Setiap hari ia masih berkomunikasi dengan W melalui via WhatsApp menanyakan keadaan rumahnya. Setelah beberapa hari berada di Lima Puluh, ia berencana balik ke Medan hal itu juga ia sampaikan melalui via WhatsApp namun tidak ada respon.
“Saya sampai di Medan tanggal 29 Mei 2023, pada saya sampai dirumah keadaan baik pagar dan pintu rumah tidak di kunci sama sekali hanya ditutup begitu saja, lalu setelah saya masuk kedalam asli tak tersisa sedikitpun, semua sudah dibawa oleh W, karena banyak warga yang melihatnya sedang membawa barang-barang milik saya menggunakan becak,” ucapnya.
Ia mencoba menghubungi Wahyu, namun nomor dan WhatsApp nya telah diblokir.
Atas kejadian tersebut ia mengaku kecewa atas apa yang telah dilakukan oleh W, dan akan menempuh jalur hukum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
“Barang-barang yang dicuri seperti sepasang speaker aktif, 2 tabung gas, kompor, cosmos, jam tangan, helm, 3 unit kipas angin, beberapa pasang sepatu, sprey bad cover, jujur saya tidak terima dan akan membuat laporan resmi ke Polsek Medan Labuhan,” pungkasnya. (FK)



























