MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kasus penembakan remaja diduga menggunakan senapan angin, ESH, hingga kini belum menemukan titik terang. Pelaku penembakan hingga kini belum juga tertangkap. Meski begitu, kondisi siswa kelas 2 SMA itu kian membaik.
Orang tua ESH, Pretty Sumiati Sitompul mengatakan, pasca pemberitaan sebelumnya, Kapolsek Medan Area telah menyambangi kediamannya di Jalan Elang Ujung, Tegal Sari Mandala II, Medan Denai. Polisi pun meminta pihak pelapor mendatangi Polsek Medan Area untuk mengambil keterangan lanjutan.
“Kemarin ada datang mereka. Disuruh kami datang untuk diperiksa lanjutan dan kami sudah datang. Mudah-mudahan ada lah titik terang setelah ini,” ucapnya, Kamis (28/8/2025).
Selain itu, lanjut Pretty, Polisi juga telah melakukan cek TKP ke lokasi kejadian. Beberapa rumah yang memiliki cctv di sekitar lokasi disambangi petugas untuk memudahkan proses penyelidikan.
“Ada beberapa rumah di datangin, mungkin nanya cctv,” tuturnya.
Perempuan 50 tahun itu berharap kasus yang menimpa anaknya segera menemui titik terang. Pelaku penembakan segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Hingga kini, menurut Pretty, kondisi ESH kini kian membaik. Ia pun akan beraktivitas seperti biasa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.
“Sudah mulai membaik. Sudah bisa masuk sekolah mungkin hari Senin ini,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Sementara masih pemeriksaan saksi-saksi yang di lapangan,” ucapnya.
Sebelumnya, seorang remaja 16 tahun, ESH menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (30/7/2025).
Insiden itu terjadi di Jalan Pelikan Raya, Medan Denai, persis di lapangan sepakbola. Akibat kejadian itu, peluru yang diduga senapan angin menembus perut sebelah kanan dan bersarang di usus kecil siswa kelas XI SMA itu.
Menurut orang tuanya, Pretty Sumiati Sitompul, saat peristiwa terjadinya anaknya sedang bermain layangan dengan teman-temannya. Tiba-tiba anaknya terkejut terkena peluru ke bagian perutnya.(RED)