JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Warkop DKI Reborn kembali menyapa para penggemar bioskop Tanah Air.
Falcon Pictures rencananya akan menghidupkan kembali semangat Warkop DKI.
Setelah sukses besar dengan dua film pertamanya, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 dan Part II, yang dibintangi oleh aktor ternama seperti Vino G Bastian, Tora Sudiro, dan Abimana Aryasatya, mereka kini mempersiapkan penggarapan proyek baru.
Hanya saja untuk Warkop DKI Reborn kali ini, Falcon memperkenalkan wajah baru dalam jajaran pemeran utama.
Keputusan untuk memperkenalkan regenerasi pemain sebelumnya ternyata kurang berhasil sehingga proyek tersebut sempat terhenti selama beberapa tahun.
Namun, Falcon Pictures kini siap kembali ke layar lebar dengan mengumumkan Desta Mahendra sebagai pengganti Abimana Aryasatya untuk memerankan tokoh Dono yang ikonik.
Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Falcon Pictures.
Indro Warkop, satu-satunya anggota asli Warkop DKI yang tersisa, menjelaskan bahwa pilihan jatuh pada Desta bukan hanya karena namanya yang juga diawali dengan huruf D tetapi juga karena kedekatan dan pemahamannya terhadap karakter Dono.
“Jadi dia mengerti betul, dia tahu betul, ‘Oh Dono kayak gini, karakternya kayak gini.’ Jadi tinggal kita poles,” ujarnya dengan yakin.
Desta sendiri mengungkapkan rasa antusiasnya atas peran ini. Merasa akan memerankan seseorang yang sangat diidolakannya sejak lama, ia tak sabar untuk segera beraksi di depan kamera.
“Gue merasa akan memerankan seseorang yang sangat gue idolain,” ujarnya dengan penuh semangat.
Debut pengumuman ini sebenarnya sudah disampaikan lebih dahulu oleh Indro dalam sebuah podcast yang dipandu oleh VINDES pada tanggal 3 November lalu.
Saat hadir bersama Tora Sudiro dan Vino G Bastian, Indro memberikan bocoran mengenai proyek terbaru ini meski belum ada judul pasti yang diumumkan kepada publik.
Namun demikian, para pemainnya sudah dikunci untuk memulai produksi.
Vino G Bastian dan Tora Sudiro pun melontarkan canda ringan kepada Desta bahwa kualitas film nantinya bergantung padanya.
“Pokoknya bagus atau enggaknya film ini tergantung lo (Desta),” canda mereka sembari berbincang santai.
Sejauh ini, franchise Warkop DKI Reborn telah menghasilkan empat film layar lebar yang dimulai dengan Jangkrik Boss Part 1 pada tahun 2016 dan Jangkrik Boss Part II pada 2017.
Kedua film tersebut sukses besar di pasaran hingga mencapai penonton dalam jumlah jutaan.
Namun, usaha untuk menggantikan formasi awal dengan Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Danistha dalam Warkop DKI Reborn Part 3 (2019) serta Part 4 (2020) tidak mendapatkan respons sebaik pendahulunya.
Dengan pemahaman mendalam Desta tentang karakter Dono serta bimbingan langsung dari Indro sebagai salah satu kreator asli karya legendaris ini, banyak pihak berharap film ini dapat mengembalikan kejayaan humor khas Warkop DKI yang sudah melekat di hati penggemarnya dari berbagai generasi.
Kembalinya proyek ini ke tangan Falcon Pictures menunjukkan komitmen mereka untuk terus melestarikan warisan budaya pop Indonesia lewat karya-karya berkualitas.
Langkah berani meregenerasi pemain utama menunjukkan keinginan kuat untuk tetap relevan dan menyajikan sesuatu yang baru namun tetap setia pada esensi humor ala Warkop DKI.
Dengan perkembangan terbaru ini, para penggemar setia maupun penonton baru bisa menantikan bagaimana kolaborasi antara Desta Mahendra sebagai Dono bersama Vino G Bastian dan Tora Sudiro akan menyuguhkan kesegaran komedi yang masih mempertahankan ciri khas lawakan cerdas nan menghibur khas Warkop DKI.
Kini harapan besar ada pada pundak tim produksi serta para pemainnya agar dapat menghadirkan tontonan berkualitas tinggi sekaligus menggugah nostalgia bagi para penggemar setia Warkop DKI.
Dengan persiapan matang dan dedikasi penuh dari seluruh tim produksi serta para pemainnya, perjalanan baru Warkop DKI Reborn diharapkan mampu menorehkan kesuksesan seperti pendahulunya sekaligus menambah daftar panjang pencapaian gemilang dalam sejarah perfilman Indonesia.
Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai judul resmi ataupun tanggal rilis dari proyek terbaru ini tetapi antusiasme publik sudah mulai terasa menyambut kembalinya aksi kocak trio legendaris tersebut ke layar lebar Indonesia.



























