MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Video Winda Can botol parfum kini tengah menjadi sorotan dan berada dalam daftar pencarian teratas di sejumlah platform media sosial.
Aksinya di kamar mandi melakukan adegan dewasa dengan bantuan botol parfum membuat warganet penasaran dan langsung berburu link.
Fenomena ini juga memicu kegaduhan luar biasa di kalangan warganet yang merasa penasaran dengan kebenaran isi konten tersebut.
Versi video yang paling santer dibahas diketahui memiliki durasi 7 menit 45 detik yang memperlihatkan sosok diduga Winda di dalam kamar mandi bersama sebuah botol parfum.
Konten tersebut kini tersebar luas dalam berbagai durasi berbeda dan terus menjadi konsumsi publik di platform TikTok hingga X.
Sebelum isu miring ini mencuat ke permukaan, Winda Can sebenarnya dikenal publik sebagai sosok penjual jus mangga yang sangat bersahaja dan ramah.
Citranya yang mengenakan kerudung dan kacamata saat membagikan rutinitas berjualan serta aktivitas rumah tangga sebelumnya mendapat banyak simpati.
Namun, persepsi publik kini mulai terbelah seiring dengan munculnya berbagai versi video yang menampilkan adegan-adegan yang dianggap tidak biasa tersebut.
Munculnya potongan video dengan durasi yang bervariasi justru semakin memperbesar rasa ingin tahu dan spekulasi liar dari pengguna internet.
Sayangnya, hingga saat ini Winda Can terpantau belum memberikan klarifikasi resmi untuk meredam atau menjelaskan rumor yang tengah memanas.
Seiring dengan melonjaknya pencarian kata kunci tersebut, warganet diingatkan untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang menjanjikan akses video.
Banyak oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan momen ini untuk menyebarkan tautan palsu yang berisiko bagi keamanan perangkat.
Klik pada tautan mencurigakan sering kali mengarahkan pengguna ke situs penuh iklan yang mengganggu atau upaya phishing untuk mencuri data pribadi.
Keamanan digital harus tetap menjadi prioritas utama agar rasa penasaran tidak berujung pada kerugian fatal seperti peretasan akun atau infeksi malware.
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan menghargai privasi orang lain di dunia maya.
Tetaplah waspada terhadap segala bentuk eksploitasi konten sensitif agar tidak terjebak dalam pusaran kejahatan siber yang merugikan.



























