LANGKAT (HARIANSTAR.COM) – Di tengah kondisi pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh, semangat kemanusiaan terus tumbuh dari masyarakat.
Salah satunya ditunjukkan oleh Desi Angraini, warga Desa Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, yang menjadi penyambung tangan para donatur untuk menyalurkan bantuan nasi bungkus ke Kabupaten Aceh Tamiang.
Letak geografis Pangkalan Susu yang relatif dekat dengan Aceh Tamiang, dengan waktu tempuh sekitar satu jam, membuat Desi dipercaya sahabat dan relawan untuk mengoordinasikan penyaluran makanan siap saji. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah titik terdampak, termasuk Aceh Tamiang dan kawasan perbatasan seperti Besitang.
Menariknya, Desi sendiri merupakan salah satu warga yang terdampak banjir. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk tetap membantu sesama. Hingga kini, tercatat lebih dari 1.000 nasi bungkus telah diterima dan disalurkan melalui dirinya kepada warga yang membutuhkan.
Terbaru, Senin (15/12/2025), Desi dibantu kedua orang tuanya menyalurkan nasi bungkus ke Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Sebelum pengantaran, ia terlebih dahulu berkomunikasi dengan pihak penerima di lokasi, salah satunya Buyung Purba, guna memastikan bantuan diterima tepat sasaran.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, Desi mengandalkan jaringan Indosat sebagai sarana utama komunikasi. Jaringan ini digunakan untuk berkoordinasi dengan para donatur di Medan, relawan, hingga pihak penerima bantuan di lapangan. Kelancaran komunikasi menjadi faktor penting agar distribusi bantuan berjalan tepat waktu.
“Alhamdulillah, meski pada awal banjir kemarin jaringan sempat hilang seharian, dalam dua hingga tiga hari berikutnya kondisi sudah mulai normal. Saya sangat terbantu karena bisa kembali berkomunikasi dengan keluarga, teman-teman di Medan, serta saudara-saudara di Tamiang,” ujar Desi.
Desi mengaku, saat menyalurkan bantuan ke Aceh Tamiang dari teman-temannya di Medan, jaringan Indosat sangat membantu proses komunikasi dengan para penerima bantuan.
“Di Tamiang jaringannya sudah ada, meski masih agak lambat untuk browsing. Namun untuk komunikasi, khususnya melalui WhatsApp, meskipun perlu waktu memuat, pesan tetap bisa terkirim. Saya berharap ke depan infrastruktur jaringan terus ditingkatkan,” katanya.
Menanggapi kondisi jaringan di wilayah terdampak banjir, EVP–Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio saat Media Update di Hotel Santika, Selasa (16/12/2025) menjelaskan bahwa di Aceh Tamiang, Indosat menjadi operator yang pertama kali kembali aktif pascabanjir.
“Di Tamiang, Indosat yang pertama kali menyala. Di Langkat relatif lebih bagus, hanya saja di beberapa titik memang terasa melambat karena keterbatasan kapasitas jaringan. Fokus kami saat itu memastikan masyarakat dan pelanggan bisa kembali berkomunikasi terlebih dahulu, dan secara bertahap akan terus kami perbaiki hingga ter-cover sepenuhnya,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan secara khusus di Kabupaten Langkat, Indosat menghadirkan 225 site, dengan 9 site berada di wilayah Pangkalan Susu. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan konektivitas di seluruh penjuru Sumatera Utara.
Sementara itu, VP–Head of Technology Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Irvan Kurniawan, menambahkan bahwa pihaknya memprioritaskan pemulihan jaringan di titik-titik terdampak bencana.
“Beberapa spot prioritas akan kami maksimalkan. Kami terus berprogres meningkatkan capaian recovery jaringan. Salah satu upaya yang membuat kami bisa pertama aktif di Tamiang adalah dengan membawa BBM menggunakan jeriken di tengah malam, sehingga site bisa kembali menyala. Ini juga sudah kami diskusikan dengan Komdigi, minimal satu site harus aktif di setiap kecamatan. Itu yang terus kami kejar,” ujarnya.
Kolaborasi antara kepedulian warga seperti Desi Angraini dan dukungan infrastruktur komunikasi yang terus dipulihkan menjadi bukti bahwa di tengah bencana, solidaritas dan konektivitas memegang peranan penting dalam membantu sesama. (RED)



























