MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Awal tahun 2026 film bergenre horor komedi berjudul Sebelum Dijemput Nenek menyapa bioskop tanah air.
Sebelum Dijemput Nenek ini telah resmi dirilis oleh rumah produksi Rapi Films.
Film horor dibalut komedi dengan premis unik akan memadukan kisah keluarga, dunia arwah, dan humor khas para komika.
Menariknya, film ini menjadi debut Angga Yunanda dalam genre horor komedi, yang kali ini dipasangkan dengan Oki Rengga serta deretan komedian ternama lainnya.
Mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Sebelum Dijemput Nenek menawarkan nuansa horor yang tidak melulu gelap dan menyeramkan.
Film ini justru menghadirkan ketegangan yang dibalut kelucuan natural, membuat penonton bisa merasakan rasa takut sekaligus tertawa dalam waktu bersamaan.
Sejak cuplikan perdananya dirilis, film ini langsung mencuri perhatian karena mampu menggabungkan suasana mencekam dengan komedi yang terasa segar.
Sinopsis Sebelum Dijemput Nenek
Sebelum Dijemput Nenek berpusat pada kisah Hestu (Angga Yunanda), seorang pemuda yang telah lama merantau dan jarang pulang ke kampung halaman.
Kesibukan hidup di kota membuatnya perlahan menjauh dari keluarganya, terutama sang nenek yang telah membesarkannya sejak kecil.
Saat akhirnya Hestu memutuskan untuk pulang, ia disambut dengan suasana hangat penuh nostalgia tentang rumah, kenangan masa kecil, dan sosok nenek yang penuh kasih sayang.
Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama. Kepergian sang nenek secara mendadak justru menjadi titik balik yang mengubah hidup Hestu.
Alih-alih menemukan ketenangan, Hestu justru dihadapkan pada serangkaian kejadian ganjil.
Arwah sang nenek mulai menampakkan diri dan menyampaikan sebuah permintaan yang terdengar sederhana, tetapi terasa mustahil: ia ingin ditemani menuju alam baka.
Masalahnya, waktu yang dimiliki sangat terbatas. Berdasarkan perhitungan spiritual, arwah sang nenek hanya memiliki tujuh hari sebelum benar-benar “dijemput”.
Dalam kondisi panik dan kebingungan, Hestu tidak sendirian. Ia ditemani Akbar (Dodit Mulyanto), sahabatnya yang sering kali justru menjadi sumber kekacauan.
Demi mencari jalan keluar, keduanya mendatangi Ki Mangun (Nopek Novian), seorang dukun nyentrik yang dikenal sakti, tetapi kerap ceroboh dan sulit ditebak.
Perjalanan absurd pun dimulai. Hestu dan Akbar harus mencari seseorang yang bersedia menemani arwah sang nenek, sebuah misi yang terdengar konyol namun penuh risiko.
Di tengah usaha tersebut, muncul Kotrek (Oki Rengga), sosok emosional dengan temperamen meledak-ledak, serta Nisa (Wavi Zihan), karakter polos yang kerap salah memahami situasi di sekitarnya.
Disutradarai oleh Fajar Martha Santosa, Sebelum Dijemput Nenek tidak hanya mengandalkan jumpscare atau lelucon semata.
Film ini juga menyelipkan pesan mendalam tentang keluarga, penyesalan, dan hubungan yang sering terabaikan semasa hidup.
Sosok nenek digambarkan bukan sekadar figur horor, melainkan simbol kasih sayang yang belum sepenuhnya terbalas.
Alih-alih membuat penonton terus-menerus merasa takut, film ini justru mengajak tertawa sambil merenung.
Ketegangan dan humor berjalan beriringan, menciptakan pengalaman menonton yang ringan namun tetap berkesan.
Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan tayang pada Januari 2026 di bioskop seluruh Indonesia dan diprediksi menjadi salah satu film horor komedi pembuka tahun yang paling menghibur.



























