• Latest
  • Trending
  • All
Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

30 Oktober 2025
Dukung Swasembada Pangan, Polres Tanah Karo Tanam Jagung Serentak 

Dukung Swasembada Pangan, Polres Tanah Karo Tanam Jagung Serentak 

7 Maret 2026
Sekda Langkat Hadiri Safari Ramadan PT LNK 

Sekda Langkat Hadiri Safari Ramadan PT LNK 

7 Maret 2026
Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Idap Kanker Ginjal Stadium 3

Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Idap Kanker Ginjal Stadium 3

7 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Menkeu Akan Pangkas Anggaran MBG

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Menkeu Akan Pangkas Anggaran MBG

7 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Tembus 92 Dolar AS per Barel, PKS Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Harga Minyak Dunia Tembus 92 Dolar AS per Barel, PKS Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

7 Maret 2026
Polsek Sosa Gelar Patroli Blue Light, Cegah Gangguan Kamtibmas

Polsek Sosa Gelar Patroli Blue Light, Cegah Gangguan Kamtibmas

7 Maret 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Koordinasi dengan Pemko Medan, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Koordinasi dengan Pemko Medan, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

7 Maret 2026
Iran Berhaap Dukungan Rusia Dalam Perang Melawan AS dan Israel

Iran Berhaap Dukungan Rusia Dalam Perang Melawan AS dan Israel

7 Maret 2026
Pemerintah Perkuat Pendampingan Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah

Pemerintah Perkuat Pendampingan Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah

7 Maret 2026
Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

7 Maret 2026
Antisipasi Antrean Panjang, Polsek Pancur Batu Amankan  SPBU  

Antisipasi Antrean Panjang, Polsek Pancur Batu Amankan  SPBU  

7 Maret 2026
PGN Berbagi Kasih dan Dedikasi Energi di Bulan Suci Ramadan

PGN Berbagi Kasih dan Dedikasi Energi di Bulan Suci Ramadan

7 Maret 2026
Minggu, Maret 8, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

by Ratih
30 Oktober 2025
in HEADLINE, KESEHATAN
Setetes Vaksin dan Potret Perjuangan Rina Merajut Masa Depan yang Lebih Cerah

Ilustrasi setetes vaksin investasi masa depan. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

PAGI cerah menyapa Posyandu “Melati III” yang berlokasi di Kelurahan Helvetia.

Suara tangis anak-anak berbaur di tengah sapaan hangat para kader kesehatan.

Baca Juga

Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Idap Kanker Ginjal Stadium 3

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Menkeu Akan Pangkas Anggaran MBG

Harga Minyak Dunia Tembus 92 Dolar AS per Barel, PKS Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Di salah satu sudut ruangan, seorang ibu muda bernama Rina Sari tampak menggendong Dira, bayinya yang masih berusia delapan bulan.

Hari itu, Dira dijadwalkan menerima imunisasi campak.

“Awalnya saya sempat takut karena katanya bisa demam, tapi setelah dijelaskan petugas Puskesmas, saya paham kalau ini demi kesehatan anak saya,” ujar wanita 28 tahun itu sembari menenangkan sang buah hati.

Kisah Rina merupakan potret kecil dari perjuangan banyak orang tua di Kota Medan yang semakin sadar pentingnya imunisasi bagi masa depan anak-anak mereka.

Di tengah hiruk pikuk kota besar, program imunisasi tetap menjadi benteng pertama untuk menjaga generasi muda dari ancaman penyakit menular.

Perjuangan di Balik Setiap Tetes Vaksin

Ilustrasi pemberian vaksin lewat jarum suntik di Posyandu. [Int]
Petugas kesehatan seperti Nuraini Lubis, bidan di Puskesmas Medan Helvetia, sudah lebih dari 10 tahun mengabdikan diri di lapangan.

Ia masih ingat bagaimana pada masa pandemi, banyak orang tua enggan membawa anaknya ke Puskesmas karena takut tertular COVID-19. Akibatnya, cakupan imunisasi sempat menurun drastis.

“Setelah pandemi, kami harus kerja keras lagi. Kami turun langsung ke rumah-rumah, ke PAUD, ke pos ronda untuk memastikan anak-anak yang sempat tertinggal bisa kembali diimunisasi,” tutur Nuraini.

Upaya itu membuahkan hasil. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, cakupan imunisasi dasar lengkap kini kembali meningkat dan sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Namun, masih ada kantong-kantong wilayah yang perlu perhatian khusus, terutama di kawasan padat penduduk dan pemukiman urban yang mobilitas warganya tinggi.

Ketika Edukasi Jadi Kunci

Tidak semua orang tua memahami pentingnya imunisasi. Masih ada yang ragu karena mendengar informasi yang keliru di media sosial. Di sinilah peran kader kesehatan menjadi ujung tombak.

Seperti Siti Rahmah, kader Posyandu yang sudah aktif sejak 2010. Ia tak segan datang ke rumah warga untuk memberikan edukasi.

“Kalau hanya mengandalkan brosur, mereka tidak percaya. Tapi kalau kita datang, ngobrol dari hati ke hati, mereka akhirnya mau bawa anaknya,” katanya sambil tersenyum.

Baginya, imunisasi bukan hanya soal vaksinasi, tetapi juga tentang kepercayaan dan kesadaran kolektif. Ia melihat sendiri anak-anak yang dulu ditolak imunisasi kini tumbuh sehat dan aktif bersekolah.

Investasi Jangka Panjang untuk Kota Medan

Imunisasi terbukti menjadi salah satu investasi paling efisien dalam pembangunan manusia.

Data WHO menunjukkan bahwa setiap 1 dolar yang diinvestasikan untuk imunisasi dapat menghemat hingga 16 dolar biaya pengobatan dan kerugian produktivitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Elvina Ginting, menegaskan bahwa imunisasi adalah bentuk nyata investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.

“Kesehatan anak-anak hari ini menentukan masa depan Kota Medan. Kalau mereka kuat dan sehat, kita tidak hanya menekan angka stunting dan penyakit menular, tapi juga menciptakan generasi produktif di masa depan,” ujarnya dalam peringatan Bulan Imunisasi Anak Nasional beberapa waktu lalu.

Kisah dari Seorang Ayah

Bukan hanya ibu-ibu yang aktif di posyandu. Andi Pratama (32), seorang pekerja swasta di Medan Johor, juga rutin mengantar anaknya untuk imunisasi.

Ia sempat kehilangan keponakan akibat komplikasi penyakit campak yang seharusnya bisa dicegah dengan vaksin.

“Sejak itu, saya tidak mau menunda-nunda imunisasi anak saya. Saya sadar, ini bukan sekadar urusan kesehatan pribadi, tapi juga tanggung jawab sosial. Kalau anak kita tidak diimunisasi, bisa menular ke anak lain,” katanya serius.

Kesadaran seperti Andi kini mulai tumbuh di kalangan masyarakat perkotaan. Dukungan keluarga, fasilitas kesehatan, dan kampanye edukasi menjadi fondasi penting agar cakupan imunisasi di Medan terus meningkat.

Harapan untuk Masa Depan

Ilustrasi lindungi keluarga dengan imunisasi. [Int]
Imunisasi bukan sekadar jarum suntik dan vaksin cair, tetapi simbol kasih sayang orang tua dan tanggung jawab negara terhadap generasi penerus.

Setiap tetes vaksin adalah langkah kecil menuju masa depan anak yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Di balik angka statistik dan laporan program pemerintah, ada kisah nyata perjuangan ibu-ibu yang rela antre di posyandu, kader yang berkeliling kampung dengan sepeda motor, serta petugas kesehatan yang bekerja tanpa lelah memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari imunisasi.

Mereka adalah pahlawan kesehatan tanpa tanda jasa dan perjuangan mereka adalah wujud nyata semangat Hari Kesehatan Nasional 2025: Menjadikan Imunisasi sebagai Investasi Sehat untuk Masa Depan Anak Medan.

Di kota besar seperti Medan, di mana tantangan hidup begitu kompleks, imunisasi menjadi pondasi sederhana namun vital untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

Karena anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi generasi tangguh yang memimpin kota ini esok hari.

Seperti kata Rina di awal kisah, sambil menimang bayinya yang kini tersenyum setelah disuntik.

“Kalau ini demi masa depan Dira, saya tidak akan pernah takut imunisasi,” ungkapnya.

Penulis : Zulham Efendi

 

Post Views: 482
Tags: ImunisasiMasa depan cerahperjuanganPosyanduRinasetetes vaksin
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Idap Kanker Ginjal Stadium 3
HEADLINE

Vidi Aldiano Meninggal Dunia: Idap Kanker Ginjal Stadium 3

7 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Menkeu Akan Pangkas Anggaran MBG
HEADLINE

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Menkeu Akan Pangkas Anggaran MBG

7 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Tembus 92 Dolar AS per Barel, PKS Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi
HEADLINE

Harga Minyak Dunia Tembus 92 Dolar AS per Barel, PKS Minta Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

7 Maret 2026
Iran Berhaap Dukungan Rusia Dalam Perang Melawan AS dan Israel
HEADLINE

Iran Berhaap Dukungan Rusia Dalam Perang Melawan AS dan Israel

7 Maret 2026
Pemerintah Perkuat Pendampingan Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah
HEADLINE

Pemerintah Perkuat Pendampingan Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah

7 Maret 2026
Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi
HEADLINE

Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

7 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In