MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Catatan kurang memuaskan kembali didapatkan PSMS Medan saat melakoni laga penting di kandang.
Dalam upaya berjuang lolos ke Liga 1 musim depan, PSMS Medan hanya mampu berbagi poin dari tamunya PSPS Pekanbaru.
PSMS Medan ditahan imbang PSPS Pekanbaru pada lanjutan Indonesia Championship 2025 (Liga 2).
Bertanding di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Rabu (19/11/2025) malam, laga kedua tim berakhir dengan skor 1-1.
Hasil imbang ini membuat PSMS harus tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Grup 1 dengan torehan 14 poin atau memiliki selisih angka yang cukup jauh dengan pemuncak klasemen Garudayaksa dengan torehan 24 poin dari 11 laga yang telah dilakoni.
Sang arsitek Kas Hartadi pun mengungkap kekecewaannya.
Dalam kesempatan itu, pelatih Kas Hartadi mengakui bahwa anak asuhnya bermain kurang tenang sehingga banyak peluang yang terbuang sia-sia.
“Babak pertama kita memang kuasai permainan. Tapi di babak kedua, anak-anak tampil kurang tenang apalagi banyak peluang mencetak gol. Namun begitu kita berusaha untuk samakan skor,” kata Kas.
Kas juga mengungkapkan banyaknya pemain absen karena cedera, karena regulasi dan akumulasi kartu menjadi salah satu penyebab anak asuhnya tampil kurang maksimal.
“Hasil imbang ini tetap kita lakukan evaluasi. Hati-hati dengan counter attack lawan. Saya juga mohon maaf pada suporter dan warga Medan belum bisa berikan terbaik,” tuturnya didampingi Fellipe Cadenazzi.
Dari 11 laga yang telah dilakoni, PSMS Medan baru meraih 14 poin dari tiga kemenangan dan lima hasil imbang.
Dari tujuh laga di kandang, PSMS hanya memenangkan tiga laga sementara dua laga berakhir dengan kekalahan saat dipecundangi Persekat Tegal 0-1 dan takluk dari Garudayaksa 0-2 serta dua laga lainnya berakhir imbang.
Bursa transfer periode dua Liga Championship akan dibuka mulai 10 Januari 2026 hingga 6 Februari 2026.
Hal ini menjadi momentum bagi PSMS Medan untuk berbenah dan merombak pemain maupun tim kepelatihan dalam mimpi besar menuju Liga 1.



























