MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pemerintah Kota Medan bersama Konsulat Jenderal India di Medan menyelenggarakan Perayaan Deepavali 2025 di kawasan Little India, Jalan H. Zainul Arifin, Medan, hari ini, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Medan dalam menghormati keberagaman budaya yang memperkaya identitas kota multietnis ini.
Deepavali atau Diwali, dikenal sebagai Festival Cahaya, melambangkan kemenangan terang atas kegelapan dan harapan baru bagi kehidupan. Perayaan tahun ini diharapkan dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menikmati pertunjukan tradisional, dekorasi warna-warni, serta suasana penuh sukacita.
Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyampaikan bahwa pihaknya berpartisipasi aktif dalam perayaan tersebut dengan menghadirkan dua stan yang menyajikan kuliner autentik India seperti butter chicken, chicken biryani, tawa paratha, matar paneer, dan chutney.
Stan tersebut juga menampilkan informasi mengenai pendidikan tinggi di India, termasuk beasiswa penuh ICCR, serta promosi destinasi wisata populer India yang menonjolkan keindahan budaya, sejarah, dan alam.
“Melalui partisipasi ini, kami ingin memperkuat kolaborasi budaya India–Indonesia, mendorong hubungan antarmasyarakat, dan meningkatkan saling pengertian antara komunitas,” ujar Goel.
Medan Indian Film Week 2025
Selain perayaan di Little India, semarak Deepavali turut diwarnai dengan kegiatan Medan Indian Film Week 2025 yang resmi dibuka pada pagi hari di Maple Theatre, Grand City Hall Medan.

Acara pembukaan ditandai dengan penyalaan lampu tradisional oleh Konsul Jenderal India Ravi Shanker Goel; Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara; Dr. Daniel Irawan (Festival Programmer); Andi Hutagalung (Festival Director Medan Film Festival); dan Ranggini Khrisna, Pemilik Rumah Literasi Ranggi.
Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa USU dan Binus, jurnalis, serta komunitas Friends of India, yang mencerminkan kuatnya jalinan hubungan budaya antara Indonesia dan India.
Pembukaan Medan Indian Film Week diawali dengan pemutaran film “Raksha Bandhan”, yang mengangkat kisah hangat tentang nilai keluarga, kasih sayang, dan pengorbanan seorang kakak terhadap saudara-saudarinya. Film ini sukses menggugah emosi penonton, bahkan banyak di antara mereka yang mengaitkannya dengan pengalaman keluarga masing-masing.
Pemutaran berlanjut dengan film “Jai Bhim”, sebuah drama hukum yang terinspirasi dari kisah nyata perjuangan masyarakat suku terpinggirkan dalam memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia.
“Penyelenggaraan Medan Indian Film Festival tidak hanya menambah keragaman budaya di Kota Medan, tetapi juga mempererat ikatan budaya antara masyarakat Medan dan India,” tutur Goel.
Medan Indian Film Week akan menampilkan sejumlah film India unggulan lainnya hingga 9 November, antara lain:
-
Boomba Ride – film komedi berbahasa Assam dengan pesan sosial kuat (8 November)
-
Vikram – film aksi berbahasa Tamil (8 November)
-
Thondimuthalum Driksakshiyum – drama Malayalam yang mendapat banyak penghargaan (9 November)
-
Goodbye – drama emosional berbahasa Hindi yang dibintangi Amitabh Bachchan (9 November)
Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal dan informasi pemutaran film dapat menghubungi WhatsApp +62 813 3665 8085. (RED)



























