BADUNG (HARIANSTAR.COM) – Aksi nekat Bintang porno Inggris Bonnie Blue membuat video asusila di Bali terbongkar.
Polisi melakukan penggerebekan setelah adanya laporan aktivitas mencurigakan dari masyarakat.
Bonnie Blue diperiksa Polres Badung atas dugaan produksi dan penyebaran konten asusila tersebut.
Pemeriksaan dilakukan pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.
Kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah studio di Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Polisi kemudian melakukan penggerebekan di lokasi dan mendapati tempat tersebut diduga digunakan untuk membuat video asusila.
“Diduga tempat tersebut digunakan oleh terduga pelaku untuk memproduksi video asusila,” ungkap Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara kepada awak media di Mapolres Badung, kemarin.
Sebanyak 18 warga negara asing (WNA) dalam kasus Bonnie Blue diamankan polisi dan mayoritas asal Australia.
Polisi mencatat WN Australia yang diamankan sebanyak 15 orang. Mereka adalah JM (24), MT (27), BS (27), MP (40), PR (37), TL (25), BL (26), TR (25), AAG (20), BS (19), KM (22), MM (21), CC (19), KR (24), serta J.J.T.W. (28). J.J.T.W ditetapkan sebagai terduga pelaku.
Sementara tiga lainnya merupakan WN Inggris. Yakni Tia Emma Billinger (26) yang merupakan sosok di balik nama Bonnie Blue, L.A.J (27), dan I.N.L. (27).
18 orang tersebut telah diperiksa. Namun saat ini dikembalikan ke tempat tinggal masing-masing.
“Untuk sementara kita kembalikan ke tempat tinggal masing-masing karena masih proses penyelidikan,” beber Arif Batubara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik terhadap keempat terduga dan para saksi, diketahui bahwa 14 WN Australia yang berada di dalam studio tersebut sebelumnya tidak mengenal keempat terduga dan baru pertama kali bertemu saat kejadian.
Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam penggerebekan kasus Bonnie Blue, di Bali.
Barang bukti tersebut berupa beberapa kamera yang digunakan untuk merekam aktivitas produksi video, alat kontrasepsi, dan sebuah mobil pikap biru bertuliskan “Bonnie Blue’s BangBus”.
“Polisi juga menemukan beberapa kamera yang digunakan untuk merekam aksi mereka dan beberapa alat kontrasepsi,” ungkap Arif Batubara.



























