MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Harga sejumah kebutuhan pokok di awal pekan sekitar 3 hari jelang Ramadhan terpantau stabil, dan beberapa bertahan mahal. Banyak masyarakat yang berbagi di media sosial terkait dengan mahalnya harga ayam potong yang mencapai 50 ribu per Kg.
Namun kenaikan harga tersebut di pasar sangat beragam. Di sejumlah pasar tradisional di kota medan masih bergerak dalam rentag 39 hingga 41/42 ribu per kg.
Hal itu dikatakan Pengamat Ekonomi sumut, Gunawan Benjamin di medan, Senin (16/2).
Harga daging ayam sejauh ini terpantau bergerak sangat volatile, lebih didominasi oleh masalah demand yang alami lompatan. Sementara dari hasil perhitungan yang saya lakukan, lompatan supply pada sepekan jelang Ramadhan masih di bawah 12% jika dibandingkan dengan sepekan sebelumnya.
Sehingga dugaan awal mengarah pada kemungkinan demand atau permintaan yang lebih tinggi dari persediaan, katanya.
Selanjutnya untuk harga daging sapi masih diperdagangkan stabil dikisaran level 135 hingga 150 ribu per Kg. Pada tahun ini demand atau permintaan daging sapi dari peternak alami kenaikan tajam. Pemotongan dalam jumlah besar mulai terjadi sejak jumat kemarinkemarin, ucapnya
Diproyeksikan akan berlangsung hingga hari selasa. Pasca bencana besar yang melanda Sumut dan Aceh akhir November silam, demand atau permintaan daging sapi ke wilayah aceh alami peningkatan, ungkap gunawan
Hal ini dikarenakan penurunan populasi setelah becana besar sebelumnya. Sehingga tarikan permintaan untuk daging sapi itu diproyeksikan bisa mencapai 35% lebih di wilayah Sumut selama satu minggu jelang Ramadhan dibandingkan dengan pekan normal. Sementara itu sejumlah harga kebutuhan pokok lainnya sejauh ini masih bergerak normal, ucapnya.
Disebutkan gunawan, Harga cabai merah saat ini berada dikisaran harga 32 – 37 ribu per Kg, cabai rawit dikisaran angka 32 ribu per Kg, cabai hijau berada dikisaran angka 15 ribuan per Kg atau alami penurunan tajam dibandingkan hari sabtu yang masih dijual di harga 25 ribuan per Kg, dan harga cabai caplak berada di kisaran 57 hingga 60 ribu per Kg nya, ungkapnya.
Selebihnya untuk bawang merah, bawang putih, minyak goreng curah dan gula pasir juga masih terpantau stabil. Termasuk jug ahara telur ayam yang masih terpantau tidak bergerak sejauh ini, katanya.
Saya tidak meihat ada potensi masalah besar yang berpeluang memicu terjadinya gejolak harga jelang Ramadhan ini. Kenaikan sejumlah harga terpantau masih mencerminkan kondisi fundamental di level produsen, ucap Gunawan.
Gunawan enelusuran yang saya lakukan, belum terlhat adanya dugaan penyimpangan harga yang diakibatkan oleh permainan spekulan. Sejauh ini harga di level produsen ditambah dengan biaya distribusi hingga harga yang diterima konsumen masih menunjukan pola alur distribusi normal.
Sementara untuk harga daging ayam memang ada begitu banyak varian di pasar. Hal ini karena ayam masih menjadi menu favorit saat untuk kegiatan jelang Ramadhan termasuk juga menu MBG (makan bergizi gratis).
Sehingga tarikan demandnya bisa malampaui pasokan yang mampu dihasilkan oleh produsen. Jika pemerintah masih menjadi ayam sebagai menu MBG selama Ramadhan, maka harga daging ayam akan bertahan kembali seperti harga saat normal, pungkas Gunawan. (Abi)



























