KARO (HARIANSTAR.COM) – Warga Karo Berneh mempertanyakan kinerja Polsek Lau Baleng, Polres Tanah Karo, terkait dugaan masih beroperasinya permainan judi dadu kopiok di wilayah hukum kepolisian tersebut.
Warga mengaku heran karena permainan dadu yang sebelumnya sempat viral dan menuai kecaman dari berbagai kalangan itu disebut masih berlangsung hingga pagi hari.
Berdasarkan informasi yang diterima, Jumat (7/8/2026), aktivitas permainan dadu tersebut diduga masih berlangsung di kawasan Pasar Pinter, Desa Buluh Pancur, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo.
“Janggal jika permainan dadu tersebut tidak diketahui oleh pihak kepolisian setempat, karena lokasinya berada di pinggir jalan besar, tepatnya di Pasar Pinter,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga juga mempertanyakan pengawasan aparat terhadap aktivitas perjudian tersebut. Bahkan, terdapat dugaan di tengah masyarakat bahwa pihak tertentu menerima sejumlah uang dari penyelenggara permainan dadu. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, lokasi permainan dadu tersebut berada di kawasan Pasar Pinter, Desa Buluh Pancur, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, yang sebelumnya merupakan lokasi pasar malam. Lahan tersebut disebut-sebut milik Gantang Tani.
Sejumlah warga juga menyebut beberapa nama yang diduga terlibat sebagai panitia atau penyelenggara permainan dadu tersebut. Namun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang disebutkan.
Masyarakat mengaku bingung harus mengadu kepada siapa agar aktivitas perjudian tersebut dihentikan. Mereka berharap aparat kepolisian dapat melakukan pengecekan dan mengambil tindakan apabila ditemukan adanya aktivitas perjudian.
“Kalau memang Polres Karo serius memberantas perjudian, kami berharap lokasi tersebut segera ditindak,” ujar warga lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Lau Baleng AKP A. Nainggolan, S.H., ketika dikonfirmasi sebelumnya menyatakan akan menindak setiap lokasi perjudian yang ditemukan di wilayah hukumnya.
“Bapak bertanya ada dadu? Di mana, Pak Budiman? Biar saya cek. Setahu saya tidak ada dadu di wilayah saya. Mohon kepada Bapak, biar kita cek,” ujar AKP A. Nainggolan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan lebih lanjut dari pihak Polsek Lau Baleng terkait dugaan aktivitas permainan dadu di lokasi tersebut.




















