SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara siap meluncurkan program pemberdayaan ternak kerbau di Desa Huta Tinggi, Kabupaten Samosir. Program ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
General Manager PT PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir menyampaikan tujuan diadakannya program ini untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat khususnya peternak lokal.
Apalagi, lanjutnya kerbau di Samosir ini cukup banyak dan bermakna untuk kehidupan sehari-hari. “Pun program ini selaras dengan poin 2 dan 8 dari SDGs yang nantinya juga berkelanjutan,” katanya.
Sambungnya, ini bukti PLN tidak hanya berkomitmen pada penyediaan listrik. “Ini bentuk komitmen kita yang bukan hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga dapat berkontribusi untuk memberikan manfaat pada masyarakat serta terhadap pembangunan nasional,”kata Mundhakir.
Setelah resmi diluncurkan, program ini telah memfasilitasi kandang kerbau dan rumah produksi untuk fokus program di tahun pertama kepada kelompok Ternak Serasi. Menanggapi program tersebut, Sekretaris Desa Huta Tinggi, Demita Sipayung mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN.
“Saya mewakili Desa, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga untuk PLN UID Sumatera Utara, yang sudah memilih Huta Tinggi Sebagai lokasi Program Pemberdayaan, saya berharap program ini bukan saja dirasakan oleh kelompok binaan melainkan masyarakat sekitar untuk bisa lebih maju kedepannya,”ujarnya.
Salah satu perwakilan kelompok ternak serasi, James Marincar Malau juga sangat bersyukur telah dilibatkan pada program ini.
“Sebagai peternak kerbau, kami sangat bersyukur karena terpilih sebagai penerima manfaat program PLN ini. Tentu harapan kita disini semua, program bisa berkelanjutan dan Huta Tinggi semakin maju serta sejahtera, begitupun dengan masyarakatnya,”sampainya.
Kepala Perwakilan BMM Sumatera Utara, sekaligus mitra pelaksana program, Budi Syahputra menyampaikan pada tahun pertama program fokus pada pengadaan sarana dan prasarana yang mendukung peternak kerbau.
“Di Desa Huta Tinggi telah dibangun kandang ternak induk dan anakan, serta rumah produksi yang kedepannya mulai fokus pada pembuatan susu kerbau. PLN juga berkomitmen, di tahun kedua program akan fokus pendampingan ke peningkatan kapasitas kelompok,” jelas Budi.
Ditambahkannya untuk pendampingan yang akan dijalankan akan fokus bagaimana menghasilkan susu kerbau yang baik, higienis dan layak jual secara massal.
“Kita akan melakukan pendampingan dengan melaksanakan pelatihan yang sifatnya intensif kepada kelompok dengan menghadirkan expertise di pemberdayaan ternak kerbau, ” tutupnya. (RED)



























