• Latest
  • Trending
  • All
Pasutri Lebam-lebam Dianiaya OTK di Komplek Romeby Sei Mencirim

Pasutri Lebam-lebam Dianiaya OTK di Komplek Romeby Sei Mencirim

3 Agustus 2025
PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1

PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1

14 Februari 2026
Warga Jalan Gedung Arca Keluhkan Narkoba, Fauzi Langsung Bereaksi!

Warga Jalan Gedung Arca Keluhkan Narkoba, Fauzi Langsung Bereaksi!

14 Februari 2026
RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas Se-Kota Medan

RS Adam Malik Kampanyekan Penanganan Kanker Diikuti Puskesmas Se-Kota Medan

14 Februari 2026
Pemkab Karo Rutin Gotong Royong Setiap Jumat, Wujudkan “The Paradise of Karo High Land”

Pemkab Karo Rutin Gotong Royong Setiap Jumat, Wujudkan “The Paradise of Karo High Land”

14 Februari 2026
Dinkes Sumut Ungkap Kronologi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Sidikalang

Dinkes Sumut Ungkap Kronologi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Sidikalang

14 Februari 2026
Awas Risiko Penyakit Bagi Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala 

Awas Risiko Penyakit Bagi Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala 

14 Februari 2026
Ngeri! Kasus Bunuh Diri Anak Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Ngeri! Kasus Bunuh Diri Anak Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

14 Februari 2026
Dugaan Ratusan Pelajar di Dairi Keracunan MBG, 2 SPPG Dinonaktifkan

Dugaan Ratusan Pelajar di Dairi Keracunan MBG, 2 SPPG Dinonaktifkan

14 Februari 2026
Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi

Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi

14 Februari 2026
Polda Sumut akan Fokuskan Pengamanan Imlek ke Jajaran

Polda Sumut akan Fokuskan Pengamanan Imlek ke Jajaran

14 Februari 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kepatuhan Hukum dan Keselamatan Operasional

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kepatuhan Hukum dan Keselamatan Operasional

13 Februari 2026
Kakanwil Kemenagsu Lantik 8 Pejabat Eselon III

Kakanwil Kemenagsu Lantik 8 Pejabat Eselon III

13 Februari 2026
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasutri Lebam-lebam Dianiaya OTK di Komplek Romeby Sei Mencirim

by Admin
3 Agustus 2025
in HEADLINE, HUKUM&KRIMINAL
Pasutri Lebam-lebam Dianiaya OTK di Komplek Romeby Sei Mencirim
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Sepasang suami isteri (Pasutri) Fatra Joshua Manihuruk, 41 tahun dan isterinya Nurhapni Lubis dianiaya oleh tiga orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, tubuh pasuteri itu mengalami luka lebam-lebam. Hal itu pun telah dilaporkan ke Polsek Sunggal dengan harapan pelaku segera ditangkap.

Diceritakan Fatra, kejadian penganiayaan itu terjadi di rumahnya, di Dusun VIII, Komplek Romeby, Desa Sei Mencirim, Minggu (27/8/2025). Tiga orang pria tak dikenal mendatangi keduanya dengan membawa besi. Keduanya pun dihujani pukulan hingga mengalami kesakitan di sekujur tubuh.

Baca Juga

PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1

Awas Risiko Penyakit Bagi Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala 

Ngeri! Kasus Bunuh Diri Anak Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

“Kita kan buka toko handphone. Jadi sekitar tiga bulan lalu, ada yang menitip handphone sama kita. Terus ada orang yang mau minta. Kita tidak berikan karena dia bukan yang bersangkutan,” katanya saat dihubungi, Minggu (3/8/2025).

Karena tak diberi apa yang diminta, pria yang tak dikenal itu mengancam Nurhapni. Pria itu menuturkan akan mengerjai tokonya di malam hari.

“Sudah beberapa kali diancam-ancam dan diteror. Jadi pas tanggal 27 Juli itu isteri saya cerita terkait kedatangan pria itu. Saya tanyain sama isteri dan warga, katanya pria itu namanya Endang penjaga malam di daerah situ,” ucapnya.

Saat bertemu, Fatra pun menanyakan perihal pengancaman dan teror yang diberikan kepada isterinya. Namun pria itu mengaku tidak ada melakukan pengencaman. Perdebatan singkat itu pun selesai karena pria tak dikenal itu pergi dengan sepeda motornya.

“Saya datangin, saya nggak tau wajahnya. Jadi saya ketemu laki-laki. Saya tanya, kamu penjaga malam sini? Dia bingung, dia nggak kenal saya. Kenapa katanya? Saya tanya, kau yang ngancam-ngancam isteri saya? Nggak ada aku ngancam katanya langsung pergi dia,” tutur Fatra.

Saat Fatra merasa insiden itu telah berakhir, Fatra yang sudah berada di rumah tiba-tiba didatangin tiga orang pria tak dikenal. Salah satu dari ketiganya, orang yang sebelumnya ditemuinya.

“Terus dia datangi rumah saya bawa dua orang lain. Ada yang bawa besi. Disitu lah kami suami isteri dihantam seperti yang di video. Terus setelah selesai, kami langsung buat laporan ke Polsek Sunggal,” ujarnya.

Warga Resah Dengan Aksi Premanisme dan Pencurian di Lokasi

Menurut Fatra, aksi premanisme dan pemalakan di sekitar lokasi sudah sangat meresahkan warga. Pasalnya, para pelaku kerap melakukan pemalakan dengan dalih jaga malam dan selalu membawa senjata tajam.

“Katanya penjaga malam, tapi marak terjadi pencurian di komplek kami,” katanya.

Selain itu, jaga malam yang dimaksud pelaku diduga tanpa izin. Pasalnya, Fatra yang mengaku ketua RT di komplek tersebut tidak pernah memberikan izin. Selain itu, setiap meminta uang kutipan, pelaku juga kerap membawa senjata tajam yang membuat warga ketakutan.

“Saya sendiri RT di komplek itu. Mereka kutip tiap bulan. Seharusnya izin dari saya kan. Kalau izin dari desa, berarti desa terlibat kan. Karena tidak ada koordinasi juga ke kita atau pemberitahuan ke kita. Lagian warga merasa tidak terjaga. Marak terjadi pencurian, pemerasan, orang bangun dapur pun diminta uang keamanan,” tuturnya.

Dikatakannya, hingga kini pelaku masih berkeliaran dan membuat teror di kediamannya. Isterinya yang saban hari sendir di rumah merasa ketakutan.

‘Tindakannya lambat. Masak pelakunya masih berkeliaran, sampai sekarang masih diteror terus ini isteri di rumah.
Nanti dia naik kereta berdua, berhenti di depan, ditengok-tengok toko kita. Apa tujuannya itu,” ujarnya keheranan.

Ia pun berharap polisi segera memproses laporannya dan menangkap pelaku. Jika tidak, menurut Fatra akan timbul dugaan-dugaan miring terhadap aparat penegak hukum.

“Bagaimana hukum ini. Kalau begini, selalu lah premanisme tumbuh subur. Dan masyarakat akhirnya tidak leluasa untuk bekerja,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi enggan menjawab.(RED)

Post Views: 306
Tags: DianiayaKomplek RomebyLebam-lebamOTKPasutriSei Mencirim
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1
HEADLINE

PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1

14 Februari 2026
Awas Risiko Penyakit Bagi Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala 
HEADLINE

Awas Risiko Penyakit Bagi Kamu yang Suka Tidur dengan Lampu Menyala 

14 Februari 2026
Ngeri! Kasus Bunuh Diri Anak Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara
HEADLINE

Ngeri! Kasus Bunuh Diri Anak Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

14 Februari 2026
Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi
HUKUM&KRIMINAL

Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi

14 Februari 2026
PSMS Medan Siap Jungkalkan Sumsel United di Depan Fans Setianya
HEADLINE

PSMS Medan Siap Jungkalkan Sumsel United di Depan Fans Setianya

13 Februari 2026
Simak Waktu yang Baik Untuk Ziarah Kubur sebelum Ramadhan 2026 
HEADLINE

Simak Waktu yang Baik Untuk Ziarah Kubur sebelum Ramadhan 2026 

13 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In