• Latest
  • Trending
  • All
Lirik Ampas Kelapa Jadi Biodiesel, Begini Kata Peneliti

Lirik Ampas Kelapa Jadi Biodiesel, Begini Kata Peneliti

15 April 2023
Jaga Warisan Budaya, Wali Kota Medan Siap Dukung Kenduri Diraja Negeri Deli

Jaga Warisan Budaya, Wali Kota Medan Siap Dukung Kenduri Diraja Negeri Deli

16 Agustus 2026
Dikendalikan 3 Wanita Rumah Penjual Narkoba Digerebek

Dikendalikan 3 Wanita Rumah Penjual Narkoba Digerebek

16 Agustus 2026
Menyambut Kemerdekaan RI, Rico Waas Gelar Gotong Royong Massal di 21 Kecamatan Hingga Serap Aspirasi Warga

Menyambut Kemerdekaan RI, Rico Waas Gelar Gotong Royong Massal di 21 Kecamatan Hingga Serap Aspirasi Warga

16 Agustus 2026
Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

16 Agustus 2026
Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

16 Agustus 2026
Masuki Musim Hujan, Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan 

Masuki Musim Hujan, Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan 

15 Agustus 2026
Koperasi Jasa Keluarga Pers Gandeng Perusahaan Tiongkok Kembangkan Pengering Gabah Portabel

Koperasi Jasa Keluarga Pers Gandeng Perusahaan Tiongkok Kembangkan Pengering Gabah Portabel

15 Agustus 2026
Kepala Bapenda Kota Medan Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Saksikan Sidang Tahunan MPR RI 

Kepala Bapenda Kota Medan Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Saksikan Sidang Tahunan MPR RI 

15 Agustus 2026
Lembaga Burangir Memberikan Pendampingan Kepada Anak Korban Kekerasan

Lembaga Burangir Memberikan Pendampingan Kepada Anak Korban Kekerasan

15 Agustus 2026
Unjuk Rasa di DPRD Langkat, Tuntut Perbaikan Pelayanan 

Unjuk Rasa di DPRD Langkat, Tuntut Perbaikan Pelayanan 

15 Agustus 2026
Klaim Kalahkan Iran, Trump Akan Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS

Klaim Kalahkan Iran, Trump Akan Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS

15 Agustus 2026
Gempa NTT, Istana Sampaikan Duka Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Gempa NTT, Istana Sampaikan Duka Gerak Cepat Lakukan Penanganan

15 Agustus 2026
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lirik Ampas Kelapa Jadi Biodiesel, Begini Kata Peneliti

by Ratih
15 April 2023
in HEADLINE, PENDIDIKAN
Lirik Ampas Kelapa Jadi Biodiesel, Begini Kata Peneliti
FacebookWhatsappTelegram

Kegiatan praktikum mahasiswa Teknik Lingkungan di Laboratorium Kimia Terintegrasi Universitas Pertamina.




Baca Juga

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

Klaim Kalahkan Iran, Trump Akan Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS

MEDAN (HARIANSTAR.COM)   – Dalam rangka mengakselerasi transisi energi, Pemerintah Indonesia terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan, salah satunya melalui Program Mandatori Biodiesel yang telah berjalan sejak tahun 2014 lalu. Per 1 Februari 2023 pemanfaatan biodiesel telah mencapai tahap B35 atau pencampuran 35% biomassa dari minyak sawit dan 65% minyak solar.

Melansir dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, implementasi B35 diharapkan dapat menyalurkan 13,15 juta KL biodiesel bagi industri dalam negeri. Selain itu, penggunaan B35 juga diproyeksikan dapat mengurangi impor minyak serta emisi gas rumah kaca sebesar 34,9 juta ton CO2.

Guna memperbanyak variasi biomassa untuk campuran biodiesel, tim peneliti dari Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina, I Wayan Koko Suryawan, S.T., M.T., dan Ariyanti Sarwono, Ph.D., beserta tim riset dari mahasiswa melakukan penelitian mengenai pemanfaatan ampas kelapa sebagai bahan bakar nabati yang bisa digunakan dalam pembuatan biodiesel.

“Dalam penelitian ini, kami berfokus pada penggunaan ampas kelapa hasil pengolahan produk santan. Sebagian kecil ampas tersebut biasanya diolah menjadi pakan ternak, sedang sisanya dibuang. Jika dibiarkan, limbah tersebut dapat mencemari sumber air tanah dan menimbulkan bau busuk,” jelas Koko, dalam wawancara daring, Rabu (12/04/2023).

Berdasarkan data tahun 2021 dari Food and Agriculture Organization, produksi kelapa di Indonesia mencapai 17,15 juta ton dan membuat Indonesia berada di urutan pertama negara penghasil kelapa terbanyak di Asia Tenggara. Produksi kelapa yang tinggi, berdampak pada jumlah limbah yang tidak sedikit. 

Pada penelitian tersebut, Koko menambahkan, ampas kelapa sangat berpotensi diolah menjadi biodiesel karena ampas kelapa masih memiliki kandungan minyak kelapa sekitar 15-24% dari beratnya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Koko dan tim kepada beberapa penjual kelapa parut tradisional, rata-rata jumlah kelapa yang diparut dalam satu hari adalah 124 butir atau sekitar 49,6 kg. Jumlah tersebut menghasilkan 48 kg kelapa parut dan rata-rata ampas yang dibuang dalam satu hari sebanyak 20 kg.

“Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, 20 kg ampas kelapa dapat menghasilkan 3,04L bahan bakar nabati. Jika telah diolah menjadi biodiesel, dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar bagi mesin pemarut kelapa menggantikan bensin,” tambah Koko.

Dengan adanya pemanfaatan kembali, tentu opsi biodiesel berbasis ampas kelapa ini menjadi pilihan yang baik bagi para penjual kelapa parut karena mereka tidak perlu membeli bensin terus-menerus. Hal ini secara simultan juga bisa mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan oleh mesin pemarut kelapa.

Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan berpartisipasi secara aktif dalam riset ini. Hal ini merupakan bukti komitmen UPER dalam mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori, namun juga memiliki pengalaman konkret dalam melakukan penelitian.

Saat ini, kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut kembali membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor (tanpa tes) dan Ujian Mandiri untuk Tahun Akademik 2023/2024. Pendaftaran telah dibuka hingga 30 April 2023 mendatang. Informasi lengkap terkait program studi serta syarat dan ketentuan pendaftaran dapat diakses di laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id/.(rel/up)

Post Views: 155
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat
HEADLINE

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

16 Agustus 2026
Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
HEADLINE

Pasca Gempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

16 Agustus 2026
Klaim Kalahkan Iran, Trump Akan Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS
HEADLINE

Klaim Kalahkan Iran, Trump Akan Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS

15 Agustus 2026
Gempa NTT, Istana Sampaikan Duka Gerak Cepat Lakukan Penanganan
HEADLINE

Gempa NTT, Istana Sampaikan Duka Gerak Cepat Lakukan Penanganan

15 Agustus 2026
Pasca Gempa NTT, Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS
HEADLINE

Pasca Gempa NTT, Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS

15 Agustus 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT, 14 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Bangunan Rusak
HEADLINE

Gempa M7,7 Guncang NTT, 14 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Bangunan Rusak

15 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In