MADINA (HARIANSTAR.COM) – Paska puluhan hektar lahan pertanian milik warga di Desa Huta Dame Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terendam air.
Pembuatan saluran air baru di areal pertanian warga tersebut, dikerjakan mulai hari ini Senin (26/8/2024).
Pengerjaan pembuatan saluran air baru tersebut, bertujuan untuk menyerap air yang menggenangi areal pertanian. Ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan petani khususnya yang berdomisili di Desa Huta Dame dan Desa Kampung Baru.
Doni Romandika kepala satuan pelaksana (Kasatpel) Bandara ketika meninjau pengerjaan pembuatan saluran air baru tersebut mengatakan, pembuatan saluran air ini merupakan solusi atas permasalahan yang dialami oleh petani. Saluran air yang dibuat ini sepanjang 115 meter, dengan lebar 2 meter dan juga kedalaman ukuran 2 meter.
“Saluran air baru ini sepanjang 115 meter, dengan lebar 2 meter dan kedalaman 2 meter, nantinya akan dibuat permanen, dan ini merupakan solusi untuk mengurangi genangan air di persawahan warga,” sebutnya.
Dia juga mengatakan, sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan perangkat desa dan kelompok tani di Desa tersebut, dan menyetujui pembuatan saluran air baru yang nantinya akan menghisap air dan meneruskannya ke sungai Batang Gadis.
Selain itu Doni juga menyebut, pembuatan saluran air ini merupakan kerjasama antar lintas instansi antara Pemkab Madina dan TNI dalam hal ini Kodim 0212/TS.
Disinggung terkait kondisi rumah warga dan MCK Mesjid di Desa Jambur Padangmatinggi, Doni menyebutkan hari ini telah dimulai perbaikan untuk keduanya paska kejadian yang melanda kala itu. (Sir)

























