• Latest
  • Trending
  • All
Menelusuri Makam Keramat Berlanjut ke Nipah Larangan Yang Terkenal Paling Angker di Desa Teluk Meku

Menelusuri Makam Keramat Berlanjut ke Nipah Larangan Yang Terkenal Paling Angker di Desa Teluk Meku

11 Juli 2024
PLN UID Sumatera Utara Luncurkan Program Pemberdayaan Ternak Kerbau

PLN UID Sumatera Utara Luncurkan Program Pemberdayaan Ternak Kerbau

20 April 2026
Polda Sumut Geledah Rumah Ponakan Wali Kota Tebing Tinggi

Polda Sumut Amankan Aset Tersangka Dugaan Penggelapan Uang Nasabah BNI

20 April 2026
Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman

Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman

20 April 2026
Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI

Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI

20 April 2026
Tuntaskan Puluhan Kasus dalam 100 Hari, Kapolres Karo: Kami Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Tuntaskan Puluhan Kasus dalam 100 Hari, Kapolres Karo: Kami Tidak Bisa Bekerja Sendiri

20 April 2026
Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

Biaya Meroket Tajam, Pakar Petrokimia UPER Soroti Tantangan Berat Industri Plastik

20 April 2026
Sebagai Alumni SMAN 1 Berastagi, Kapolres Karo Motivasi Siswa Jaga Kamtibmas

Sebagai Alumni SMAN 1 Berastagi, Kapolres Karo Motivasi Siswa Jaga Kamtibmas

20 April 2026
Pemkab Karo Njunjungken Beras Piher kepada Jemaah Haji

Pemkab Karo Njunjungken Beras Piher kepada Jemaah Haji

20 April 2026
Kapolres Palas Pimpin Upacara Pelantikan Kabag Log, Ren, Kasiwas dan Sertijab Kasat Samapta Serta Kasat Binmas

Kapolres Palas Pimpin Upacara Pelantikan Kabag Log, Ren, Kasiwas dan Sertijab Kasat Samapta Serta Kasat Binmas

20 April 2026
Bupati Karo Hadiri Kegiatan KKI dan PI GBKP RG Batang Serangan di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh

Bupati Karo Hadiri Kegiatan KKI dan PI GBKP RG Batang Serangan di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh

20 April 2026
Bupati Langkat, Kapolres dan Forkopimda Selesaikan Konflik Secara Damai

Bupati Langkat, Kapolres dan Forkopimda Selesaikan Konflik Secara Damai

19 April 2026
Puluhan TNI – Polri dan Pemko Medan Berhasil Amankan Begal Sadis Kerap Beraksi di Belawan

Puluhan TNI – Polri dan Pemko Medan Berhasil Amankan Begal Sadis Kerap Beraksi di Belawan

19 April 2026
Selasa, April 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Menelusuri Makam Keramat Berlanjut ke Nipah Larangan Yang Terkenal Paling Angker di Desa Teluk Meku

by Yunsigar
11 Juli 2024
in NUSANTARA
Menelusuri Makam Keramat Berlanjut ke Nipah Larangan Yang Terkenal Paling Angker di Desa Teluk Meku
FacebookWhatsappTelegram

 

Oleh : Rudi Dalimunthe

Baca Juga

PLN UID Sumatera Utara Luncurkan Program Pemberdayaan Ternak Kerbau

Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman

Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI

Sebelumnya jurnalis harianstar.com menelusuri mengenai tempat terkenalnya dengan lokasi Keramat di Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat.

Lokasi pemakaman tua itu diketahui oleh warga sekitar, bahwa perkuburan keramat adalah bekas lokasi perkampungan yang ada di Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan puluhan tahun silam dalam peradaban keberadaan kebesaran tokoh Agama.

Kini Jurnalis harianstar.com kembali membuka takbir cerita dari masyarakat Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat.

Takbir lanjut cerita kembali di buka oleh Jumaris (61) warga Dusun 1 Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Sumatera Utara, saat di temui oleh Jurnalis harianstar.com

Awalnya masih cerita mengenai “Makam Kuburan Keramat” konon yang tidak mengetahu asal – usulnya keluarga atau keturunan peradapan tokoh agama itu ,yang kini diketahui keberadaan makam tua Kuburan Keramat Desa Teluk Meku.

Tutup cerita masalah Makam Keramat, Jumaris yang terlihat duduk dengan santai di bagian pojok tempat duduknya mengakhiri cerita tentang kuburan tua yang disebut Keramat di desa itu.

Dengan tubuh yang sudah mulai menua, ia duduk sambil menghisap sebatang rokok dan meneguk secangkir kopi menceritakan keberadaan tempat yang paling angker di wilayah Desa Teluk Meku, yang melebihi Makam Keramat yang juga tak luput dari oretan oretan, tulisan -tulisan Jurnalis Harianstar.com.

Di Desa Teluk Meku di ketahui adanya tempat Hutan Nipah Larangan. Namun jika kita lihat dari GPS Maps bahwa lokasi yang kita maksud adalah wilayah Tanjung Nipah Larangan yang terdata oleh GPS Maps posisi Nipah Larangan itu terdapat di tepi bibir Pantai Selat Malaka.

Menurit ceritanya, Nipah Larangan itu juga diketahui awalnya tempat perkampungan masyarakat pendatang yang berjumlah sekitar 300 penduduk.

Dan asal – usulnya hingga kini, belum di ketahui apa sebab musabab masyarakat sekitar itu meninggalkan perkampungan Nipah Larangan.???….

Dugaan sementara Nipah Larangan itu adalah tempat lokasi yang paling angker terkenal di Desa Teluk Meku. Bahkan ada beberapa Paranormal mengatakan, jika Nipah Larangan itu tempat pusatnya kerajaan Goib maka bagi masyarakat sekitarnya maupun dari masyarakat luar apabila berbuat hal -hal yang di larang di lokasi itu akan mengalami keburukan, sakit hingga kematian.

Soal Goib di lokasi itu “Nipah Larangan” hanya Wallahualam Bissawab yaitu hanya Allah SWT yang maha mengetahui segalanya.

Perkampungan Nipah Ralangan itu kini menjelma menjadi sebuah perkampungan ratusan kuburan yang terdapat di tepi pantai Tanjung Nipah Larangan Selat Malaka.

Nipah Larangan yang terletak di wilayah Dusun 7 Paluh Sipat atau dikenal di lokasi Puluh Badak Ujung termasuk di lokasi Kwala Sei Lepan Kabupaten Langkat.

Jumaris warga Desa Teluk Meku pernah dua kali masuk ke lokasi Nipah Larangan itu. Ia juga menjelaskan, jika Nipah Larangan itu adalah suatu perkampungan yang di duduki oleh ratusan orang -orang yang pertama membuka perkampungan itu, yang kini diketahui tempat ratusan makam perkuburan keramat dan makam tersebut sudah banyak tergerus oleh air pasang laut

“Kami masuk kelokasi itu sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu, pada ketika itu sekitar puluhan rombongan warga desa mau membuat Jamu Laut,” ujarnya.

Diceritakannya, di lokasi Nipah Larangan yang saya lihat terdapat tumpukan tumpukan batu nisan pada jaman pra sejarah.

Namun sayang,…lokasi Nipah Larangan itu tidak di perbolehkan untuk memfoto – foto, karena takut apabila berbuat macam macam maka akan mendapat sial, celaka hingga mengalami kematian.

Apa sebab dibilang terkenal namanya Nipah Larangan ?… ” di tempat itu terkenal sangat angker maka tidak di perbolehkan melakukan hal hal niat buruk.

Lanjut Jumaris, dari sekitar 50 orang rombongan kami yang datang ke lokasi itu, beberapa kami mengumpulkan tulang berulang tengkorak manusia, lalu kami kumpulkan dan meletakan tulang berulang itu ke tempat daratan.

Seketika ada salah satu perempuan dari rombongan kami mengalami kerasukan Roh Goib dengan berkata, meminta buatkan 1 Mesjid di lokasi tersebut.

Dan menurut salah satu Paranormal seketika wilayah Nipah Larangan itu adalah tempat kerajaan alam Goib. “Semua istilahnya, Pulau Kampe, Pulau 9 tunduknya ke Nipah Larangan ” sebut jumaris sambil menegukkan kembali segelas kopi.

Apa sebab di katakan tunduk ke Nipah Larangan ?.. itu menurut Paranormal atau juru kunci Nipah Larangan yang kini telah wafat itu tunduk dari mahluk gaibnya, yaitu suatu kerajaan Goib yang terbesar di lokasi Nipah Larangan atau Pusat kerajaan Goib terbesar di pinggiran Pantai Selat Malaka.

Dan terjadinya perkampungan di Nipah Larangan itu hampir sudah 2 aba yang lalu..dan mayoritas di kampung Nipah Larangan ataupun warga Desa Teluk Meku ini mayoritar orang awam berasal dari suku Banjar (Kalimantan) dan suku Kubu yang berasal dari wilayah Riau Bagan yang tak lain dua suku yang pertama kali masuk ke Desa Teluk Meku.

Keangkeran terdengar Nipah Larangan itu membuat orang orang yang mendengarkannya membuat bulu kuduk merinding, dibalik cerita.

Salah seorang warga setempat Zunaidi yang kini telah berusia sekitar 50 tahun, seketika itu ia sedang mengejar ngejar ternak ayamnya yang lepas dari kandang.

Zunaidi tidak menyadari hingga keberadaannya sampai ke hutan Nipah Larangan, tak di sangka dua bola matanya melihat lokasi Nipah Larangan itu terlihat suatu pandangan yang sangat luar biasa.

“Kulihat di lokasi sekitaran Nipah Larangan ku lihat sebuah pantai dengan pantai pasir putih yang di sekitarnya tumbuh pepohonan pohon cemara. Pandangan luar biasa sangat indah dan terdapat suatu perkampungan yang sangat penuh dengan masyarakat yang damai. Dari pandangan yang tak terduga duga itu ku melihat satu diantaranya terdapat sebuah bangunan Mesjid yang sangat megah berwarna kuning ke emas emasan.

Terlihat beberapa masyarakat yang sedang beribadah di Mesjid yang sangat agung itu juga terdapat sebuah pohon kates (Pepaya ) yang buahnya seperti buah kates berlapisan emas dan yang terlihat bersinar -sinar.

Dari sosok pandangan terlihat masyarakat yang ramah dan damai.

Namun seketika pandangan yang luar biasa itu akhirnya tertutup, tak menyadari waktu sudah mulai senja dan pandangan berubah menjadi gelap gulita serta berubah menjadi hutan yang tak karuan semak belukar di penuhi sekeliling pohon sawit dan busut -busut yang menjulang keatas permukaan bumi (BERSAMBUNG)

Post Views: 204
Tags: Desa Teluk MekuMakam KeramatMenelusuriNipah LaranganPaling Angker
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

PLN UID Sumatera Utara Luncurkan Program Pemberdayaan Ternak Kerbau
NUSANTARA

PLN UID Sumatera Utara Luncurkan Program Pemberdayaan Ternak Kerbau

20 April 2026
Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman
NUSANTARA

Di Raker Komwil I APEKSI, Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman

20 April 2026
Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI
NUSANTARA

Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI

20 April 2026
Pemkab Karo Njunjungken Beras Piher kepada Jemaah Haji
NUSANTARA

Pemkab Karo Njunjungken Beras Piher kepada Jemaah Haji

20 April 2026
Bupati Langkat, Kapolres dan Forkopimda Selesaikan Konflik Secara Damai
NUSANTARA

Bupati Langkat, Kapolres dan Forkopimda Selesaikan Konflik Secara Damai

19 April 2026
Muscab DPC PKB Kabupaten Karo, Sastroy Bangun, Didukung 15 DPAC
NUSANTARA

Muscab DPC PKB Kabupaten Karo, Sastroy Bangun, Didukung 15 DPAC

19 April 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In